Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBD Perubahan 2026 Batam Diprioritaskan untuk Banjir, Jalan, dan Layanan Publik

A
Penulis: Antara❯
 Wali Kota Batam Amsakar Achmad (kiri) bersama pimpinan DPRD Kota Batam pada rapat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Batam, Kepri, Rabu (2/9/2026). F. Diskominfo Batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad (kiri) bersama pimpinan DPRD Kota Batam pada rapat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di Batam, Kepri, Rabu (2/9/2026). F. Diskominfo Batam

Advertisement

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengarahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat pelayanan publik serta mempercepat penanganan berbagai persoalan mendasar, mulai dari banjir, pengelolaan sampah, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan perubahan APBD disusun dengan mengedepankan efisiensi belanja sekaligus memastikan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dalam hal efisiensi belanja daerah, alokasi anggaran diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan pelayanan dasar, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan," kata Amsakar di Batam, Rabu.

Advertisement

Salah satu fokus utama dalam perubahan APBD adalah peningkatan belanja modal untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi yang naik sebesar 20,98 persen dibandingkan sebelumnya.

Anggaran tersebut diprioritaskan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu dari kawasan hulu hingga hilir. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah, meningkatkan keselamatan lalu lintas, serta memperbaiki kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah Batam.

"Anggaran tersebut diprioritaskan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu dari hulu hingga hilir, sekaligus mendukung pengelolaan sampah, peningkatan keselamatan lalu lintas, dan perbaikan kualitas jalan," ujarnya.

Advertisement

Selain pembangunan fisik, Pemkot Batam juga memperkuat upaya mitigasi bencana melalui penyediaan logistik kebencanaan, penyusunan perencanaan yang lebih matang, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan tanggap bencana.

Di sektor pelayanan dasar, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan pemerataan akses pendidikan dan kualitas layanan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Pemko Batam juga melanjutkan berbagai program perlindungan sosial, seperti beasiswa pendidikan, bantuan sosial bagi lanjut usia, serta jaminan kesehatan bagi pekerja rentan.

Dari sisi pendapatan daerah, target penerimaan pajak dalam Perubahan APBD 2026 meningkat 7,21 persen, dari Rp2,09 triliun menjadi Rp2,25 triliun.

Advertisement

Artikel Terkait

Jalan Depan Hotel Vista Batam Dibuka 1 November, Ini Alasannya

Jalan Depan Hotel Vista Batam Dibuka 1 November, Ini Alasannya

BP Batam menargetkan Jalan Gajah Mada di depan Hotel Vista kembali dibuka pada 1 November 2026 setelah perbaikan struktur jalan rampung.

BP Batam Usulkan Anggaran 2027 Rp2,437 Triliun, Infrastruktur Dapat Rp665 Miliar

BP Batam Usulkan Anggaran 2027 Rp2,437 Triliun, Infrastruktur Dapat Rp665 Miliar

BP Batam mengusulkan anggaran 2027 sebesar Rp2,437 triliun yang seluruhnya bersumber dari PNBP. Untuk infrastruktur Rp665,11 miliar

 BP Batam Ajukan Rp2,44 Triliun, Rp665 Miliar untuk Infrastruktur Batam

BP Batam Ajukan Rp2,44 Triliun, Rp665 Miliar untuk Infrastruktur Batam

BP Batam mengusulkan anggaran Rp2,44 triliun untuk 2027. Sebanyak Rp665,11 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur Batam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer