Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabut Asap Masuk Batam, Kasus ISPA Naik 19,5 Persen

J
Penulis: Jamaluddin Lobang❯
Kabut asap menyelimuti langit Batam, Jumat (4/9). Kabut asap tersebut diduga merupakan asap kiriman yang berasal dari kebakaran hutan di pulau Kalimanntan dan Sumatera. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kabut asap menyelimuti langit Batam, Jumat (4/9). Kabut asap tersebut diduga merupakan asap kiriman yang berasal dari kebakaran hutan di pulau Kalimanntan dan Sumatera. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

 batampos – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Batam meningkat 19,5 persen dalam sebulan di tengah kondisi udara yang mulai dipengaruhi kabut asap. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam pun mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Data Dinkes Batam mencatat 6.061 kasus ISPA yang dilaporkan seluruh puskesmas sepanjang Juli 2026. Angka tersebut meningkat menjadi 7.245 kasus pada Agustus atau bertambah 1.184 kasus dalam sebulan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batam, Melda Sari, mengatakan, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.

Advertisement

“Dalam kondisi kualitas udara yang buruk, masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara,” kata Melda, Minggu (6/9).

Meski kenaikan kasus ISPA terjadi bersamaan dengan memburuknya kondisi udara, Dinkes Batam belum menyimpulkan peningkatan tersebut disebabkan kabut asap.

Melda mengatakan, masih memantau perkembangan kasus melalui laporan seluruh puskesmas.

Advertisement

“Kami masih pantau terlebih dahulu. Untuk saat ini belum berdampak buruk, hanya butuh pengendalian,” ujarnya.

Untuk mengurangi paparan asap dan partikel, warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel. Dinkes merekomendasikan masker KF94, KN95, atau N95.

“Kami juga merekomendasikan masker yang mampu menyaring partikel, seperti KF94, KN95, atau N95,” katanya.

Melda mengingatkan masker harus digunakan dengan benar dengan menutup hidung dan mulut secara rapat agar perlindungan terhadap paparan partikel lebih optimal.

Advertisement

Artikel Terkait

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Batam, Warga Diingatkan Waspadai ISPA

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Batam, Warga Diingatkan Waspadai ISPA

Langit Batam mulai berkabut di tengah karhutla Sumatera

Kabut Asap Kalimantan Ganggu Penerbangan Batam–Pontianak

Kabut Asap Kalimantan Ganggu Penerbangan Batam–Pontianak

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan mulai berdampak terhadap konektivitas udara.

Karhutla Indonesia Picu Kabut Asap, Filipina Liburkan Sekolah di 17 Wilayah

Karhutla Indonesia Picu Kabut Asap, Filipina Liburkan Sekolah di 17 Wilayah

Pemerintah Filipina menangguhkan pembelajaran tatap muka di sejumlah wilayah Luzon pada Jumat (4/9), menyusul kombinasi hujan lebat,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer