Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batam Masih Jadi Magnet Wisman, 143 Ribu Kunjungan pada Juli

J
Penulis: Jamaluddin Lobang❯
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata ketika diwawancarai Batam pos seusai menghadiri ulang tahun ke-28 Batam Pos, Senin, (10/8) F. Jamaluddin/Batam pos
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata ketika diwawancarai Batam pos seusai menghadiri ulang tahun ke-28 Batam Pos, Senin, (10/8) F. Jamaluddin/Batam pos

Advertisement

 batampos – Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Riau (Kepri). Sepanjang Juli 2026, sebanyak 143.523 wisman tercatat berkunjung ke Batam atau menyumbang 79,46 persen dari total kunjungan wisman ke Kepri.

Angka tersebut juga menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, kunjungan wisman ke Batam pada Juli 2025 tercatat 123.526 kunjungan.

Dengan demikian, terjadi penambahan 19.997 kunjungan atau tumbuh 16,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Advertisement

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut positif pertumbuhan tersebut. Menurutnya, peningkatan dibandingkan Juli tahun lalu menunjukkan daya tarik Batam masih kuat bagi wisatawan asing.

“Kita bersyukur kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam pada Juli 2026 masih menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan Juli tahun sebelumnya. Peningkatan lebih dari 16 persen ini menunjukkan bahwa Batam tetap memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan mancanegara,” ujar Ardiwinata.

Meski tumbuh secara tahunan, kunjungan wisman ke Batam justru mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Advertisement

Pada Juni 2026, jumlah wisman yang berkunjung ke Batam mencapai 160.871 orang. Sementara pada Juli turun menjadi 143.523 orang atau berkurang 17.348 kunjungan.

Ardiwinata mengatakan, perubahan jumlah kunjungan dari bulan ke bulan merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam sektor pariwisata. Pemerintah, kata dia, tidak menjadikan fluktuasi bulanan sebagai satu-satunya indikator perkembangan pariwisata.

“Yang lebih penting bagaimana tren pertumbuhan dapat dipertahankan secara berkelanjutan,” katanya.

Untuk menjaga pertumbuhan tersebut, Disbudpar Batam terus mendorong promosi destinasi, pengembangan objek wisata serta penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan daya tarik Batam.

Advertisement

Artikel Terkait

Batam-Singapura Perkuat Kerja Sama, Investasi dan Pariwisata Jadi Andalan

Batam-Singapura Perkuat Kerja Sama, Investasi dan Pariwisata Jadi Andalan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai hubungan baik antara Batam dan Singapura perlu terus diperkuat untuk membuka lebih banyak peluang.

Program CERMAT Politeknik Pariwisata Batam Ajak Warga Sukajadi Kelola Sampah dari Rumah

Program CERMAT Politeknik Pariwisata Batam Ajak Warga Sukajadi Kelola Sampah dari Rumah

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Pariwisata Batam menghadirkan Program CERMAT di RT 05 Sukajadi, Kota Batam.

Kasus Dugaan Pelecehan Wisatawan Malaysia, Disbudpar: Ini Mencederai Citra Pariwisata Batam

Kasus Dugaan Pelecehan Wisatawan Malaysia, Disbudpar: Ini Mencederai Citra Pariwisata Batam

Dugaan pelecehan terhadap wisatawan Malaysia di Pelabuhan Harbour Bay Batam menuai perhatian. Disbudpar menilai insiden ini mencoreng citra Batam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer