
batampos – Batam masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Riau (Kepri). Sepanjang Juli 2026, sebanyak 143.523 wisman tercatat berkunjung ke Batam atau menyumbang 79,46 persen dari total kunjungan wisman ke Kepri.
Angka tersebut juga menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, kunjungan wisman ke Batam pada Juli 2025 tercatat 123.526 kunjungan.
Dengan demikian, terjadi penambahan 19.997 kunjungan atau tumbuh 16,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut positif pertumbuhan tersebut. Menurutnya, peningkatan dibandingkan Juli tahun lalu menunjukkan daya tarik Batam masih kuat bagi wisatawan asing.
“Kita bersyukur kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam pada Juli 2026 masih menunjukkan pertumbuhan yang positif dibandingkan Juli tahun sebelumnya. Peningkatan lebih dari 16 persen ini menunjukkan bahwa Batam tetap memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan mancanegara,” ujar Ardiwinata.
Meski tumbuh secara tahunan, kunjungan wisman ke Batam justru mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Pada Juni 2026, jumlah wisman yang berkunjung ke Batam mencapai 160.871 orang. Sementara pada Juli turun menjadi 143.523 orang atau berkurang 17.348 kunjungan.
Ardiwinata mengatakan, perubahan jumlah kunjungan dari bulan ke bulan merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam sektor pariwisata. Pemerintah, kata dia, tidak menjadikan fluktuasi bulanan sebagai satu-satunya indikator perkembangan pariwisata.
“Yang lebih penting bagaimana tren pertumbuhan dapat dipertahankan secara berkelanjutan,” katanya.
Untuk menjaga pertumbuhan tersebut, Disbudpar Batam terus mendorong promosi destinasi, pengembangan objek wisata serta penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan daya tarik Batam.



