Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rute Batam-Jakarta Pulih, 2.918 Penumpang Diproyeksikan Terbang Hari Ini

A
Penulis: Abdul Azis Maulana❯
Suasan Bandara Hang Nadim Batam saat Bandara Soetta di buka. F.Cecep Mulyana/Batam Pos
Suasan Bandara Hang Nadim Batam saat Bandara Soetta di buka. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

 
batampos - Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berakhir. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kembali beroperasi sehingga penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Jakarta kembali berjalan.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan operasional Bandara Soekarno-Hatta telah kembali dibuka sehingga penerbangan rute Batam-Jakarta dapat kembali dilayani.

Sebelumnya, gangguan operasional penerbangan pada 6-7 September 2026 berdampak cukup besar terhadap pergerakan penumpang dari Bandara Hang Nadim.

Advertisement

“Sudah kembali beroperasional. Per dini hari tadi Bandara Soetta sudah beroperasional. Berdasarkan data kami, sebanyak 46 penerbangan dengan total 5.743 penumpang terdampak selama periode tersebut,” kata Annang, Rabu (9/9).

Dengan kembali dibukanya Bandara Soekarno-Hatta, maskapai dapat kembali menjalankan penerbangan Batam-Jakarta sesuai jadwal dan slot penerbangan yang telah ditetapkan.

Advertisement

Direktur Operasi Bandara Hang Nadim Batam Anton Marthalius mengatakan, pada Rabu (9/9), pihaknya merencanakan 64 penerbangan yang terdiri atas 33 penerbangan kedatangan dan 31 penerbangan keberangkatan.

Jumlah penumpang yang diproyeksikan mencapai 9.264 orang. Sebanyak 4.877 penumpang diperkirakan tiba di Batam, sedangkan 4.387 penumpang lainnya akan berangkat dari Batam.

Rute Batam-Cengkareng menjadi salah satu jalur dengan kontribusi terbesar. Dari total penerbangan yang dilayani Hang Nadim, sekitar 23 penerbangan merupakan penerbangan dari dan menuju Cengkareng. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 36 persen dari seluruh penerbangan di bandara tersebut.

Dari sisi penumpang, rute Batam-Jakarta dan sebaliknya diperkirakan membawa 2.918 penumpang atau sekitar 31 persen dari total penumpang Hang Nadim pada hari tersebut.

Angka tersebut menunjukkan pentingnya konektivitas Batam-Jakarta bagi lalu lintas udara di Hang Nadim. Ketika operasional Bandara Soekarno-Hatta terganggu, dampaknya dengan cepat merambat ke penerbangan dari dan menuju Batam.

Advertisement

Artikel Terkait

    Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Transportasi Laut Batam Tetap Normal

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Transportasi Laut Batam Tetap Normal

Erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik mengganggu penerbangan Batam-Jakarta. Namun, aktivitas transportasi laut tetap normal

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Pariwisata dan MICE Batam Mulai Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Pariwisata dan MICE Batam Mulai Terdampak

Pemerintah Kota Batam menilai gangguan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berdampak terhadap sektor pariwisata dan MICE.

    Erupsi Anak Krakatau Ganggu Agenda Amsakar, Sejumlah Perjalanan Batal

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Agenda Amsakar, Sejumlah Perjalanan Batal

Erupsi Anak Gunung Krakatau mengganggu penerbangan dari dan menuju Batam selama tiga hari. Kondisi ini turut berdampak pada Walikota Batam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer