Edukasi Pelajar SMAN 1, Kapolsek Sekupang: Tawuran Bukan Solidaritas

batampos - Emosi sesaat bisa berujung panjang. Pesan itu disampaikan Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait kepada pelajar SMA Negeri 1 Sekupang saat mengingatkan bahaya tawuran dan bullying yang masih mengintai kalangan remaja.
Hippal meminta para pelajar tidak mudah terseret provokasi, apalagi ikut tawuran hanya karena ajakan teman atau persoalan antarkelompok.
“Tawuran bukan bentuk keberanian ataupun solidaritas. Jangan mudah terprovokasi dan jangan ikut-ikutan melakukan tawuran,” tegas Hippal saat memberikan edukasi kepada siswa di lapangan upacara SMA Negeri 1 Sekupang, Jumat (11/9).
Menurutnya, persoalan antarpelajar semestinya diselesaikan melalui komunikasi, bukan kekerasan. Sebab, satu tindakan yang dilakukan secara spontan dapat menimbulkan korban sekaligus menyeret pelaku ke persoalan hukum.
“Persoalan antarpelajar harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan,” ujarnya.
Tak hanya tawuran, Hippal juga menyoroti bullying yang dapat membuat korban merasa takut, tertekan, hingga kehilangan rasa percaya diri.
Ia meminta para siswa tidak menjadikan kekurangan maupun kondisi pribadi teman sebagai bahan ejekan. Lebih dari itu, pelajar juga diminta tidak tinggal diam ketika melihat adanya perundungan.
“Jangan sampai ada teman kita yang merasa takut atau tertekan karena mendapatkan bullying. Kalau melihat atau mengalami, segera sampaikan kepada guru atau pihak yang dipercaya,” katanya.
Hippal juga mengingatkan konflik antarpelajar bisa semakin besar ketika dibawa ke media sosial. Unggahan, komentar, maupun informasi yang belum terverifikasi dapat memancing emosi dan memperluas persoalan.



