Target 1,7 Juta Wisman, Batam Genjot Atraksi Wisata hingga Malam Tahun Baru

batampos - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengandalkan deretan acara hiburan hingga perayaan malam tahun baru untuk menjaga arus kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menjelang akhir 2026. Berbagai agenda tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan, terutama dari Singapura dan Malaysia, sekaligus membantu mengejar target 1,7 juta kunjungan wisman sepanjang tahun ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan sejumlah agenda dalam waktu dekat berpotensi menjadi magnet bagi wisatawan dari negara tetangga. Agenda tersebut meliputi perayaan hari jadi Kota Batam, acara hiburan akhir tahun, malam pergantian tahun, hingga Astindo Travel Mart.
Menurut dia, pertunjukan musik yang menghadirkan artis populer juga berpeluang menarik penonton dari Singapura dan Malaysia. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat lokal, berbagai kegiatan itu diharapkan memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi wisata akhir pekan dan liburan.
“Banyak acara kita. Nanti malam tahun baru, kemudian di akhir tahun. Banyak juga wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang datang menonton,” kata Ardiwinata, Selasa (27/10).
Ia mengatakan, penyelenggaraan berbagai kegiatan menjadi salah satu strategi untuk menjaga pergerakan wisatawan. Selain acara hiburan, kegiatan asosiasi pariwisata dan ekonomi kreatif turut meramaikan kalender kegiatan di Batam.
Ardiwinata menyebut Kementerian Ekonomi Kreatif telah menggelar hampir 12 kegiatan pelatihan di Batam. Sementara itu, sejumlah agenda asosiasi pariwisata, termasuk kegiatan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) dan Astindo Travel Mart, juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pariwisata daerah.
Menurut dia, pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi, tetapi juga aksesibilitas, fasilitas pendukung, dan atraksi yang ditawarkan kepada pengunjung.
“Kalau pariwisata itu, selain aksesibilitas, ada amenities atau fasilitas pendukung, dan terakhir atraksi. Nah, atraksi ini yang bisa kita lihat langsung, dengan berbagai macam kegiatan,” ujarnya.
Di tengah upaya menarik lebih banyak wisman, Ardiwinata menilai kesiapan fasilitas akomodasi menjadi modal penting untuk menghadapi peningkatan aktivitas wisata pada akhir tahun. Kesiapan hotel dan penyelenggaraan berbagai acara diharapkan dapat menunjang kenyamanan wisatawan selama periode liburan.
Optimisme tersebut turut ditopang oleh catatan kunjungan wisman ke Batam pada Agustus 2026 yang mencapai 183.281 kunjungan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka itu menjadi yang tertinggi sepanjang periode Januari hingga Agustus tahun ini.


