Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Takut Bansos Hilang, Warga Batam Masih Ragu Daftar Perlinsos

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
ilustrasi Perlinsos
ilustrasi Perlinsos

Advertisement

 
batampos - Kekhawatiran kehilangan bantuan sosial (bansos) masih menjadi kendala Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mendorong masyarakat mendaftar melalui portal Perlindungan Sosial (Perlinsos). Padahal, masa pendaftaran telah diperpanjang hingga Desember 2026.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Zulkifli Aman, mengatakan sebagian warga masih ragu mengikuti pendataan karena khawatir status mereka sebagai penerima bantuan akan terpengaruh setelah mendaftar.

“Di lapangan kami masih menemui masyarakat yang mungkin takut atau khawatir jika mendaftar di Perlinsos karena takutnya malah tidak dapat bantuan lagi. Ini kita terus lakukan sosialisasi melalui agen Perlinsos,” kata Zulkifli.

Advertisement

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Batam terus menggencarkan sosialisasi dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Edukasi dilakukan di 12 kecamatan dan sejumlah kelurahan, termasuk menyasar sekolah, kader masyarakat, pengurus RT/RW, hingga pos pelayanan terpadu.

Pegawai pemerintah daerah juga dilibatkan sebagai agen Perlinsos untuk membantu masyarakat memahami mekanisme pendaftaran. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi keraguan warga sekaligus memperluas jangkauan pendataan.

Advertisement

Selain kekhawatiran masyarakat, proses pendaftaran juga menghadapi kendala teknis. Zulkifli menyebut gangguan sistem terkadang berlangsung hingga setengah hari, bahkan satu hari. Kondisi tersebut menghambat pelayanan, terutama ketika warga sudah dikumpulkan untuk melakukan pendaftaran.

“Terkadang sistem mengalami gangguan hingga setengah hari atau satu hari. Jadi masyarakat sudah dikumpulkan untuk mendaftar, tapi server sedang ada error. Ini juga menjadi kendala bagi kami,” ujarnya.

Meski demikian, pendataan terus berjalan. Hingga saat ini, sebanyak 119.141 kepala keluarga (KK) di Batam telah terdaftar melalui portal Perlinsos. Jumlah tersebut setara dengan 23,43 persen dari total 508.552 KK yang tercatat di Kota Batam.

Zulkifli menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui sejumlah kanal, mulai dari layanan mandiri (self-service), aparatur sipil negara (ASN), hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Sagulung menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni sekitar 20 ribu KK. Berikutnya, Kecamatan Sekupang dengan 15.658 KK dan Kecamatan Bengkong sebanyak 13.687 KK.

Advertisement

Artikel Terkait

    Sudah Terima BPNT dan PKH, Warga Tetap Diminta Daftar Perlinsos

Sudah Terima BPNT dan PKH, Warga Tetap Diminta Daftar Perlinsos

Dinsos Batam mengingatkan penerima BPNT dan PKH tetap perlu mendaftar serta memperbarui data Perlinsos.

3.000 Agen Perlinsos Siap Bantu Warga Batam Daftar Bansos

3.000 Agen Perlinsos Siap Bantu Warga Batam Daftar Bansos

Dinsos PM Batam menyiapkan lebih dari 3.000 agen Perlinsos untuk membantu warga mendaftar bansos. Pendataan kini mencapai 110 ribu KK.

Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2027 Lewat Perlinsos Digital

Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2027 Lewat Perlinsos Digital

Registrasi ulang calon penerima bansos PKH dan BPNT 2027 dibuka melalui Perlinsos Digital. Pemerintah menargetkan 48 juta pendaftar hingga a

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer