Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkembangan Kerjasama Ekonomi Singapura - Malaysia Tembus 5,5 Miliar Dolar

C

PM Singapura Lawrence Wong berjabat tangan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim dalam pertemuan bilateral ke-60 di Singapura, Kamis (4/12/2025)
PM Singapura Lawrence Wong berjabat tangan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim dalam pertemuan bilateral ke-60 di Singapura, Kamis (4/12/2025)

Batampos - Kerjasama ekonomi Singapura dan Malaysia mengalami peningkatan signifikan di dua tahun terakhir. Khususnya perkembangan Johor–Singapore Special Economic Zone (SEZ). Sejak Januari 2024, perusahaan-perusahaan berbasis Singapura telah mengucurkan investasi lebih dari S$5,5 miliar (US$4,2 miliar) ke kawasan ekonomi khusus tersebut.


Advertisement

"Kami baru memulai. Potensi pertumbuhan ke depan jauh lebih besar, terutama dengan konektivitas transportasi yang diperkuat," ujar Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong dalam pertemuan peringatan Hubungan Bilateral ke 60 kedua negara itu di Singapura, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (5/12/2025).

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyebutkan, kerjasama ekonomi khususnya SEZ ini menjadi contoh spektakuler kedua negara. "Ini keberhasilan kerja sama yang lahir dari kepercayaan mendalam antarkedua negara, serta mencatat lonjakan investasi besar-besaran di Johor Bahru," ujarnya.

Selain kerjasama ekonomi, kemitraan energi antar kedua negara juga menunjukkan kemajuan. Otoritas Pasar Energi Singapura telah memberikan persetujuan awal untuk impor listrik rendah karbon dari Sarawak, salah satu negara bagian di Malaysia. Ada pula rencana menambah kapasitas perdagangan listrik lintas batas melalui interkonektor kedua.

Advertisement

"Upaya ini akan membawa kita lebih dekat ke masa depan rendah karbon serta mendukung pengembangan ASEAN Power Grid," ujar Wong.

Baik PM Wong maupun PM Anwar sepakat terus memperkuat kemitraan strategis yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara. "Saya menantikan kerja sama yang lebih erat untuk mengangkat kesejahteraan warga kedua negara pada masa depan," tutup Wong optimis. (*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta Mulai Juni 2027

Upah Minimum Jadi Rp8,7 Juta Mulai Juni 2027

Malaysia menaikkan upah minimum menjadi 2.000 ringgit atau Rp8,75 juta per bulan mulai Juni 2027, dengan manfaat bagi lebih dari 4 juta peke

Malaysia Pulangkan 3.524 Pengungsi Myanmar

Malaysia Pulangkan 3.524 Pengungsi Myanmar

Malaysia menyepakati pemulangan 3.524 pengungsi Myanmar pada tahap kedua setelah sebelumnya mengirim 1.476 orang ke negara asal.

Malaysia Tahan 3 Kontainer Tujuan Israel, Isinya Komponen Sepeda Listrik

Malaysia Tahan 3 Kontainer Tujuan Israel, Isinya Komponen Sepeda Listrik

Malaysia menahan tiga kontainer komponen sepeda listrik tujuan Israel di Pelabuhan Tanjung Pelepas untuk penyelidikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer