Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diplomasi Buntu, Iran Menolak Proposal Gencatan Senjata

j
Penulis: jpg❯
Rudal Iran dipamerkan di Teheran pada 26 Maret 2026 di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel / Foto: (Middle East Eye)
Rudal Iran dipamerkan di Teheran pada 26 Maret 2026 di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel / Foto: (Middle East Eye)

Advertisement

 

batampos — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas seiring konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat–Israel yang belum mereda.

Terbaru, Iran menolak proposal gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan Washington melalui pihak ketiga. Penolakan ini menandai kebuntuan terbaru dalam upaya deeskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Advertisement

Dilansir dari Middle East Eye, Sabtu (4/4/2026), kantor berita Fars melaporkan bahwa Teheran menilai proposal tersebut tidak memenuhi tuntutan utama, baik dari sisi militer maupun politik.

Sumber anonim yang mengetahui pembahasan itu menyebut, Iran menolak usulan tersebut tanpa menyebutkan negara perantara yang terlibat dalam komunikasi.

Belum jelas apakah Israel turut menjadi bagian dari skema kesepakatan tersebut. Ketidakpastian ini semakin memperumit upaya diplomasi yang tengah berlangsung.

Advertisement

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran lebih dulu mengajukan permintaan gencatan senjata. Namun klaim tersebut langsung dibantah Teheran, yang menegaskan tidak berada dalam posisi meminta penghentian konflik.

Upaya mediasi yang melibatkan Pakistan juga dilaporkan menemui jalan buntu. Iran disebut menolak menghadiri pertemuan dengan pejabat AS di Islamabad karena tuntutan Washington dinilai “tidak dapat diterima.”

Sebagai syarat membuka negosiasi, Iran mengajukan tuntutan luas, termasuk penarikan penuh pasukan AS dari kawasan Timur Tengah serta kompensasi atas kerusakan infrastruktur sipil akibat konflik.

Di sisi lain, sejumlah negara seperti Turki, Mesir, dan Qatar berupaya membangun jalur mediasi alternatif. Namun Qatar dilaporkan menolak tekanan untuk menjadi mediator utama.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim
Sumber : Jawa Pos

Artikel Terkait

Trump Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran, Serangan Udara AS Kembali Mengguncang Timur Tengah

Trump Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran, Serangan Udara AS Kembali Mengguncang Timur Tengah

Amerika Serikat kembali menyerang Iran setelah adanya dugaan kapal - kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz. Berikut ulasan lengkapnya.

Ketegangan Memuncak, Parlemen Iran Sebut Serangan AS Langgar Semangat Gencatan Senjata

Ketegangan Memuncak, Parlemen Iran Sebut Serangan AS Langgar Semangat Gencatan Senjata

Seorang anggota parlemen Iran mengecam serangan militer Amerika Serikat terhadap negaranya yang dilakukan di tengah berlangsungnya proses negosiasi.

Gencatan Senjata 60 Hari AS Iran Masuk Tahap Final, Tunggu Keputusan Trump

Gencatan Senjata 60 Hari AS Iran Masuk Tahap Final, Tunggu Keputusan Trump

Amerika Serikat dan Iran dikabarkan akan melakukan gencatan senjata 60 hari. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer