Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dugaan Keracunan Massal Tanjunguban, Satu Sampel Makanan Positif Bakteri

S
Penulis: Slamet Nofasusanto❯
Kadinkes Bintan, Retno Riswati. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Kadinkes Bintan, Retno Riswati. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

Advertisement

batampos – Dinas Kesehatan Bintan menemukan bakteri pada sampel makanan dalam kasus dugaan keracunan massal di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, yang terjadi pada 11 April 2026.

Kepala Dinkes Bintan Retno Riswati mengatakan, hasil uji laboratorium dari BPOM Batam menunjukkan satu dari empat sampel makanan positif mengandung bakteri Enterobacter cloacae.

“Dari empat sampel yang diuji, satu dinyatakan positif bakteri,” ujarnya, Selasa (5/5).

Penyelidikan dilakukan sejak 13 April 2026 oleh tim Dinkes bersama puskesmas setempat melalui investigasi epidemiologi, wawancara korban, dan pengambilan sampel makanan.

Meski demikian, Retno memastikan seluruh korban telah sembuh setelah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Advertisement

Dinkes Bintan juga telah memberikan penyuluhan kepada penyelenggara hajatan terkait pentingnya sanitasi dan higiene dalam pengolahan makanan.

Menurutnya, penjamah makanan wajib memahami lima kunci keamanan pangan, mulai dari menjaga kebersihan, memisahkan bahan mentah dan matang, memasak hingga matang sempurna, menjaga suhu makanan, hingga menggunakan bahan baku yang aman.

“Dalam kondisi memasak dalam jumlah besar, ada kemungkinan beberapa prosedur terlewati,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer