Bangkai MT Silver Sincere Berpotensi Ancam Kabel Optik, Tim Gabungan Survei Bawah Laut

Batampos - Bangkai MT Silver Sincere yang tenggelam di Perairan Bintan berpotensi merusak jaringan kabel optik terancam rusak. Tim gabungan dari berbagai instansi pun akan melakukan survei bawah laut, Jumat (17/7/2026) hari ini.
Kapal berbendera Malaysia itu tenggelam di 12 Januari 2025 lalu. Saat itu, delapan kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Evakuasi dilakukan kapal MV Intan Daya 368, KN Sarotama dan Bakamla.
Dari delapan kru, 7 orang warga negara Indonesia (WNI) dan 1 orang warga negara asing (WNA) Myanmar.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Layanan Internet Diskominfo Kepri Bergulir, Belasan Saksi Diperiksa
Kini, posisi bangkai kapal terdeteksi berjarak sekitar 500 meter dari jaringan pipa dan kabel bawah laut.
Jarak yang dekat itu dikhawatirkan dapat merusak instalansi bawah laut.
Survei akan menggunakan kamera bawah air yang dilengkapi CCTV dan sistem komunikasi penyelam ke permukaan.
Plt Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban, Sanggam Simanjuntak membenarkan rencana survei bersama tersebut.
"Besok rencana survei bersama. Kapal akan bertolak dari Dermaga 99 Batuampar, Batam," ujar Sanggam pada Kamis (16/7/2026) kemarin.
Menurutnya, pengangkatan kapal dari dasar laut harus segera dilakukan. Pasalnya, kapal sudah terlalu lama berada di lokasi dan berpotensi menimbulkan dampak fatal.
"Kami ingin memastikan kapal tersebut dapat segera diangkut dari dasar laut karena sudah lama di sana. Kami khawatir bisa mengganggu kabel optik Singapura-Batam atau Malaysia-Batam," ujar Sanggam.



