Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasir Laut Numbing Diincar Pasar Singapura

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
salah satu kapal yang diduga menyedot pasir laut secara illegal di perairan Indonesia
Ilustrasi salah satu kapal yang diduga menyedot pasir laut secara illegal di perairan Indonesia

Advertisement

Batampos - Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Sedimentasi Laut Indonesia (HPSLI) Jusri Sabri mengatakan, pasir laut hasil sedimentasi di Perairan Numbing memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Material tersebut direncanakan dipasarkan ke Singapura apabila kegiatan pemanfaatan telah dimulai.

Meski begitu, dia mengungkapkan hingga kini belum ada kontrak penjualan dengan pembeli di negara tersebut.

“Belum ada perusahaan yang jalan, tunggu pembeli pasir. Rencana memang ke Singapura, namun belum ada kontraknya,” ungkapnya ketika ditemui, Minggu (27/6/2026) kemarin.

Kajian mengenai pemanfaatan sedimentasi pasir laut di Perairan Numbing sendiri telah dilakukan sejak 2022 bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Advertisement

Sabri mengungkapkan, sedimentasi laut di Pulau Numbing terdiri dari lima blok dengan total seluas 43 ribu hektare. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Lebih dari 100 Nelayan Buru Tolak Penambangan Sedimentasi Laut

Lebih dari 100 Nelayan Buru Tolak Penambangan Sedimentasi Laut

Rencana kegiatan sedimentasi laut di Perairan Buru dan sekitarnya oleh sebuah perusahaan mendapat penolakan dari masyarakat nelayan. Pasalnya, laut …

HNSI Kepri Desak Hak Nelayan di Pulau Numbing Dilindungi dari Proyek Sedimentasi Pasir Laut

HNSI Kepri Desak Hak Nelayan di Pulau Numbing Dilindungi dari Proyek Sedimentasi Pasir Laut

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepri meminta pemerintah tidak mengabaikan hak nelayan Pulau Numbing, Kabupaten Bintan, di tengah…

Sedimentasi Laut Jangan Jadi Nama Baru Tambang Pasir

Sedimentasi Laut Jangan Jadi Nama Baru Tambang Pasir

Rencana pengambilan pasir laut melalui skema pengelolaan hasil sedimentasi di Perairan Kepri bukan hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga…

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer