Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PBC Bintan Resmi Jadi Resort Campus, 98 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja

S
Penulis: Slamet Nofasusanto❯
Ketua Yayasan Bintan Resorts, Ir. Aditya Laksamana (tiga kiri) dan Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Dr. Emilia Ayu Dewi Karuniawati, M. Par (paling kanan) bersama Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd. dan petinggi Bintan Resorts Cakrawala usai memperkenalkan logo baru Politeknik Bintan Cakrawala melalui gelaran Open House & CRAFT Competition 2026 pada Kamis (27/8/2026). Foto: Politeknik Bintan Cakrawala untuk Batam Pos
Ketua Yayasan Bintan Resorts, Ir. Aditya Laksamana (tiga kiri) dan Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Dr. Emilia Ayu Dewi Karuniawati, M. Par (paling kanan) bersama Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd. dan petinggi Bintan Resorts Cakrawala usai memperkenalkan logo baru Politeknik Bintan Cakrawala melalui gelaran Open House & CRAFT Competition 2026 pada Kamis (27/8/2026). Foto: Politeknik Bintan Cakrawala untuk Batam Pos

Advertisement

batampos – Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) memperkuat pendidikan vokasi berbasis industri dengan memperkenalkan konsep baru sebagai Resort Campus. Konsep tersebut memungkinkan mahasiswa belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung bersama pelaku industri pariwisata.

Transformasi itu diperkenalkan dalam Open House dan CRAFT Competition 2026 yang digelar 27–28 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan 25 tahun Yayasan Bintan Resorts dan mendapat dukungan PT Indofood Sukses Makmur Tbk serta Bogasari.

Acara Open House 2026 ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pemangku kepentingan daerah. Di antaranya Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Dra. Hj. Dewi Kumalasari, M.Pd.; Perwakilan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau; serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Arief Sumarsono, S.T. Turut hadir pula Chief Operating Officer PT Bintan Resort Cakrawala, Mr. Abdul Wahab; Ketua Yayasan Bintan Resorts, Ir. Aditya Laksamana; serta Kepala Operasional Yayasan Bintan Resorts, Anita Gultom.

Kehadiran perwakilan instansi pemerintah daerah, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, Radio Republik Indonesia (RRI) Tanjungpinang, pelaku UMKM, hingga mitra industri perhotelan dari Bintan, Lagoi, dan Batam, menjadi momentum penting bagi PBC untuk memberikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan pendidikan vokasi.

Direktur PBC, Dr. Emilia Ayu Dewi Karuniawati, M.Par. mengatakan, konsep Resort Campus mengusung semangat ”Learn, Practice, and Grow with the Industry”.

Advertisement

Melalui konsep tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan memperdalam pengalaman kerja dengan terlibat langsung dalam ekosistem industri hotel, resor, restoran, dan sektor pariwisata di kawasan Bintan Resorts.

”Kami semakin terbuka menuju global dan internasional. Kami juga terbuka berkolaborasi dengan semua pihak, tidak hanya dari industri hospitality,” ujar Dewi.

Menurut dia, pendekatan pendidikan berbasis industri menjadi bagian dari komitmen PBC mencetak lulusan vokasi yang memiliki kompetensi sekaligus pengalaman sebelum memasuki dunia kerja.

Komitmen tersebut tercermin dari tingkat penyerapan lulusan PBC. Dewi menyebut sekitar 98 persen lulusan langsung terserap dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Advertisement

Artikel Terkait

Kreatif tapi Stres di Kantor? Bisa Jadi 9 Hal Ini Penyebabnya

Kreatif tapi Stres di Kantor? Bisa Jadi 9 Hal Ini Penyebabnya

Kenali 9 hal di kantor yang memicu stres karyawan kreatif, mulai dari aturan kaku hingga rapat yang menghambat ide baru.

Jangan Bilang “Kamu Salah”, Ini 8 Frasa Cerdas untuk Menegur Rekan Kerja

Jangan Bilang “Kamu Salah”, Ini 8 Frasa Cerdas untuk Menegur Rekan Kerja

Delapan frasa ini membantu menegur rekan kerja secara profesional tanpa memicu konflik dan membuat lawan bicara merasa diserang.

 Bukan Cuma Gaji, Ini 3 Hal yang Dicari Gen Z dan Milenial Saat Bekerja

Bukan Cuma Gaji, Ini 3 Hal yang Dicari Gen Z dan Milenial Saat Bekerja

Gen Z dan milenial kini mempertimbangkan gaji, makna pekerjaan, kesejahteraan, dan peluang berkembang saat memilih karier.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer