Api Karhutla Diduga Merembet, Rumah Warga di Eks Lahan Antam Bintan Ludes Terbakar

batampos – Kebakaran lahan di wilayah Sei Enam dan Sei Lekop, Bintan Timur, diduga merembet hingga membakar sebuah rumah warga di kawasan eks lahan PT Antam, Sabtu (29/8) petang. Rumah semi permanen berbahan triplek itu ludes dalam waktu sekitar 30 menit.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sei Enam Darat sekitar pukul 18.40 WIB. Angin kencang membuat api cepat membesar dan menghanguskan bangunan tempat tinggal milik Wira, 31, seorang nelayan asal Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang.
Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi, mengatakan pada hari yang sama pihaknya mencatat dua titik kebakaran lahan, masing-masing di Sei Enam dan Sei Lekop.
“Kami mencatat ada dua titik kebakaran lahan pada hari ini, di Sei Enam dan Sei Lekop. Diduga apinya merembet ke pemukiman warga,” ujar Nurwendi.
Namun, keterangan tersebut berbeda dengan informasi dari pihak Kelurahan Sei Enam. Lurah Sei Enam, Alam Syah, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian atas dapur rumah.
Menurut Alam, anak pemilik rumah yang pertama kali melihat kobaran api tersebut. Bagian atap dapur diketahui menggunakan terpal sehingga api cepat membesar.
“Api berasal dari atas dapur. Atap dapurnya dari terpal,” kata Alam.
Ia juga memastikan informasi yang diterimanya menunjukkan api bukan berasal dari kebakaran lahan.
“Bukan dari kebakaran lahan. Api memang berasal dari atap dapur,” ujarnya.
Penghuni Mengungsi
Api dengan cepat menghanguskan rumah yang sebagian besar berbahan triplek. Tidak sampai satu jam, bangunan tersebut sudah ludes terbakar.



