
batampos - Baliho salah satu bakal calon Kepala Desa (Kades) Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, diduga dirusak oleh pihak tidak dikenal.
Baliho yang baru dipasang tersebut ditemukan dalam kondisi robek pada Senin (7/9/2026) pagi.
Sugeng, selaku pemasang baliho, mengatakan baliho tersebut baru dipasang pada Sabtu (5/9/2026) malam. Namun, dua hari kemudian, baliho sudah terlihat dalam kondisi rusak.
"Kami pasangnya Sabtu malam Minggu, Senin pagi sudah terlihat rusak," ujar Sugeng, Kamis (10/9/2026).
Ia menjelaskan, baliho tersebut tidak memuat tulisan bakal calon kepala desa. Baliho hanya berisi nama dan foto sebagai bagian dari upaya memperkenalkan diri kepada masyarakat.
"Sebetulnya belum masuk ke tahapan Pilkades. Di baliho itu juga tidak ada tulisan bakal calon atau apa pun," jelasnya.
Sugeng mengaku tidak ingin langsung berburuk sangka terkait kerusakan tersebut. Ia bahkan menduga baliho tersebut bisa saja rusak akibat faktor alam.
Namun, apabila nantinya terbukti sengaja dirusak, ia menganggap kejadian tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang harus disikapi secara bijak.
Ia berharap insiden tersebut tidak memicu ketegangan maupun mengganggu kondusivitas masyarakat di Desa Toapaya Selatan.
Tujuh Orang Ambil Formulir Pilkades
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Toapaya Selatan Apriyanto Widodo mengatakan hingga saat ini sudah ada tujuh orang yang mengambil formulir pendaftaran calon kepala desa.

