Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terkait Kompensasi Blackout di Bintan, PLN Masih Verifikasi Data Pelanggan

S
Penulis: Slamet Nofasusanto❯
Pujasera di kawasan industri Lobam jadi tempat pengisian daya ponsel saat black out yang terjadi di Bintan, belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Pujasera di kawasan industri Lobam jadi tempat pengisian daya ponsel saat black out yang terjadi di Bintan, belum lama ini. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

Advertisement

batampos - Proses kompensasi bagi warga terdampak pemadaman listrik total atau black out lebih dari 50 jam yang terjadi selama tiga hari mulai Senin (12/10/2026) pagi lalu di Bintan, masih berjalan.

Manager PLN ULP Tanjung Uban, Muhammad Husni Armi mengatakan, data pelanggan terdampak black out telah dikirim ke UP3 untuk diusulkan kompensasi ke Kantor PLN Pusat. 

"Dari ULP, kami sudah bersurat untuk data-data pelanggan yang terdampak ke UP3 dan UP3 sudah menindaklanjuti ke kantor induk," ujarnya.

Advertisement

Ia mengatakan, saat ini tengah dilakukan verifikasi data pelanggan.

"Saat ini lagi dilakukan verifikasi terkait data tersebut," jelasnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan resmi mengusulkan kompensasi bagi masyarakat yang terdampak black out.
 
"Surat rekomendasinya sudah dikirim. Kami usulkan kompensasi karena di Bintan mati lampu lebih dari 50 jam," ujar Roby, Kamis (22/10/2026). 

Advertisement

Roby menyebut, pihaknya masih menunggu pembahasan lanjutan bersama PLN terkait bentuk kompensasi. 

"Akan kita audensikan lagi seperti apa kompensasinya. Ini masih dibahas dengan teman-teman PLN," katanya. 

Menurutnya, beberapa opsi kompensasi tengah dikaji, mulai dari potongan tagihan listrik hingga pembebasan biaya pembayaran listrik pada periode tertentu. 

"Jangan sampai masyarakat yang terdampak tidak mendapat kompensasi," pungkasnya. (met)

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer