Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Bintan, Diduga ABK KM Kawal Jaya 9

batampos – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Perairan Teluk Bakau, belakang
Nikoi, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kamis (5/11/2026) pagi. Jenazah tersebut diduga merupakan anak buah kapal (ABK) KM Kawal Jaya 9 yang hilang setelah kapal penangkap ikan itu ditabrak kapal kargo kontainer.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB. Warga melihat jenazah mengapung di perairan antara Kawal dan Teluk Bakau, kemudian melaporkannya kepada polisi.
Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Rabul Yamin, membenarkan adanya laporan tersebut.
Polisi bersama masyarakat kemudian mengevakuasi jenazah ke darat. Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka di Kawal Pantai RT 004 RW 001, tepatnya di depan lapangan voli.
"Setelah dievakuasi ke darat, jenazah dibawa ke rumah duka di Kawal Pantai RT 004 RW 001 depan lapangan voli," ujar Rabul.
Ia menduga jenazah tersebut merupakan ABK KM Kawal Jaya 9 yang hilang setelah kapal penangkap ikan itu ditabrak kapal kargo kontainer MCC Shenzhen di Perairan Berakit, Bintan, Jumat (30/10/2026) dini hari.
"Diduga mayat KM Kawal Jaya 9," katanya.
ABK Hilang setelah Kapal Ditabrak
Sebelumnya, kecelakaan laut terjadi di Perairan Berakit, Kabupaten Bintan. KM Kawal Jaya 9 ditabrak kapal kargo kontainer MCC Shenzhen saat sedang berlabuh, Jumat (30/10/2026) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, seorang ABK bernama Dinar, 51, dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut.



