Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurs Terbaru USD dan SGD Hari Ini, Rupiah Masih Berada di Bawah Tekanan

J
Ilustrasi uang. (Freepik)
Ilustrasi uang. (Freepik)

Advertisement

batampos - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura kembali menjadi perhatian masyarakat Batam.

Kota yang memiliki hubungan ekonomi, perdagangan, dan mobilitas tinggi dengan Singapura menjadi salah satu daerah yang paling cepat merasakan dampak perubahan kurs mata uang.

Dalam beberapa pekan terakhir, kurs rupiah terhadap dolar AS terus melemah hingga menyentuh level terendah sepanjang sejarah. 

Advertisement

Menurut pantauan Batam Pos pada Minggu (7/6), mata uang Rupiah berada di level Rp18.095,70 per dolar AS, sementara terhadap dolar Singapura berada di level Rp14.015,64.

Penguatan dolar Singapura memiliki dampak yang lebih terasa dibandingkan daerah lain. Banyak warga yang rutin bepergian ke Singapura untuk keperluan wisata, kesehatan, pendidikan, maupun bisnis. 

Pelemahan rupiah membuat biaya perjalanan, akomodasi, belanja, hingga biaya pendidikan di Negeri Singa menjadi lebih mahal jika dihitung dalam rupiah.

Advertisement

Analis menilai tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. 

Selain penguatan dolar AS, lonjakan harga energi dunia dan ketidakpastian geopolitik turut membebani mata uang negara - negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data kurs referensi Bank Indonesia pada Jumat (5/6), kurs dolar AS berada di kisaran Rp17.948,81, Dolar Singapura pada kisaran Rp13.974,47.

Pemerintah dan Bank Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan. 

Advertisement

Artikel Terkait

Jusuf Kalla: Dunia Sedang Sakit, Bukan Indonesia Saja

Jusuf Kalla: Dunia Sedang Sakit, Bukan Indonesia Saja

Jusuf Kalla menilai dunia tengah memasuki era deglobalisasi dengan meningkatnya peran negara dalam ekonomi.

Dolar Meroket, Purbaya Sebut Indonesia Tidak Menuju Krisis Moneter 1998

Dolar Meroket, Purbaya Sebut Indonesia Tidak Menuju Krisis Moneter 1998

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Indonesia tidak sedang menuju kondisi krisis ekonomi keuangan dan moneter seperti keadaan 1997…

Ekspor Melesat, Ekonom Wanti-wanti Ancaman Rupiah dan Inflasi

Ekspor Melesat, Ekonom Wanti-wanti Ancaman Rupiah dan Inflasi

Kinerja ekspor Indonesia menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, para ekonom mengingatkan pentingnya jaga inflasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer