
batampos – Persaingan industri otomotif yang semakin mengandalkan kualitas layanan purna jual mendorong produsen kendaraan untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Menjawab tantangan tersebut, PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menggelar Technical Skill Contest (TSC) Honda Kepri 2026.
Kompetisi tahunan ini diikuti 181 peserta yang berasal dari jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) di berbagai wilayah Kepulauan Riau. Mereka terdiri atas 144 teknisi atau mekanik dan 37 service advisor yang berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaik dalam aspek teknis maupun pelayanan kepada pelanggan.
Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Johandi, mengatakan Technical Skill Contest tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia di jaringan layanan purna jual Honda.
"Kompetisi tahunan ini diikuti 181 peserta dari jaringan AHASS yang tersebar di berbagai daerah di Kepulauan Riau," ujar Johandi, Rabu (1/7).
Menurutnya, peningkatan kemampuan teknisi dan petugas layanan menjadi kebutuhan penting seiring berkembangnya teknologi sepeda motor Honda yang semakin modern dan kompleks.
Seleksi Berjenjang hingga Babak Final
Proses seleksi diawali dengan tes tertulis secara daring yang menguji pengetahuan peserta mengenai berbagai aspek teknis dan pelayanan. Materi yang diujikan meliputi pengetahuan dasar otomotif, sistem mesin, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, hingga komponen rangka sepeda motor Honda.
Dari seluruh peserta, hanya 42 orang dengan nilai terbaik yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Mereka terdiri atas 30 teknisi atau mekanik dan 12 service advisor.
"Dari total peserta, hanya 42 orang dengan nilai tertinggi yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Mereka terdiri atas 30 teknisi atau mekanik dan 12 service advisor," kata Johandi.
Tahapan berikutnya berupa wawancara teknis secara daring bersama instruktur dan technical trainer Honda. Pada sesi ini, peserta diuji kemampuan analisis, pemahaman teknis, serta penguasaan standar pelayanan dan perawatan kendaraan.



