Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 UMKM Batam Tembus Ritel Modern, Jalan Menuju Pasar Global Makin Terbuka

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Kepala Dinas UMKM Kota Batam, Salim Saputra. F. M. Sya’ban/Batam Pos
Kepala Dinas UMKM Kota Batam, Salim Saputra. F. M. Sya’ban/Batam Pos

Advertisement

batampos – Upaya Pemerintah Kota Batam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 12 produk UMKM kini berhasil menembus jaringan ritel modern, membuka peluang yang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Masuknya produk lokal ke ritel modern dinilai menjadi tonggak penting bagi pengembangan UMKM Batam. Selain memperluas akses pemasaran, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa produk lokal telah mampu memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan pasar modern.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, mengatakan produk-produk UMKM tersebut kini dipajang di area khusus sehingga lebih mudah dikenal konsumen. Masyarakat juga dapat mengakses informasi produk hingga melakukan pemesanan melalui barcode yang tersedia.

"Alhamdulillah, sudah ada 12 UMKM Batam yang produknya masuk ke ritel modern. Ini menjadi langkah awal agar produk lokal semakin dikenal masyarakat," ujarnya.

Menurut Salim, kehadiran produk UMKM di jaringan ritel bukan sekadar menambah saluran penjualan. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi pengakuan bahwa produk UMKM Batam mampu bersaing dari sisi mutu, kemasan, hingga legalitas usaha.

Advertisement

"Yang ingin kami bangun bukan hanya penjualan, tetapi juga kepercayaan pasar terhadap kualitas produk UMKM Batam. Ini menjadi pintu untuk memperluas akses ke pasar yang lebih besar, termasuk pasar ekspor," katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan ritel modern juga diharapkan mendorong pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin kompetitif.

Selain membuka akses pemasaran, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat ekosistem UMKM melalui berbagai program pendampingan. Di antaranya fasilitas pembiayaan dengan bunga atau margin nol persen, pelatihan peningkatan kapasitas usaha, hingga promosi produk melalui berbagai pameran.

Advertisement

Artikel Terkait

 25 Gerai Indomaret Bakal Dibangun di Tanjungpinang

25 Gerai Indomaret Bakal Dibangun di Tanjungpinang

Pemkot Tanjungpinang menargetkan pembangunan 25 gerai Indomaret hingga 2027. Proyek ini diperkirakan menyerap ratusan tenaga kerja lokal.

Gejolak Pasar Global, Kepercayaan Investor terhadap SBN Terjaga

Gejolak Pasar Global, Kepercayaan Investor terhadap SBN Terjaga

Pasar SBN Indonesia tetap resilien di tengah gejolak global. Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 28,79 triliun pada triwulan III-202

Dana Bergulir Batam 2027 Diproyeksi Rp11 Miliar, Pinjaman Usaha hingga Rp150 Juta

Dana Bergulir Batam 2027 Diproyeksi Rp11 Miliar, Pinjaman Usaha hingga Rp150 Juta

Pemko Batam memperkirakan dana bergulir 2027 mencapai Rp11 miliar, dengan pinjaman usaha hingga Rp150 juta dan bunga 4 persen per tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer