Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konsumsi Pertalite Naik 2 Persen, Pertamina: Pasokan Batam Tetap Aman

Y
Penulis: Yashinta❯
Ilustrasi Pertalite
Ilustrasi Pertalite

Advertisement

batampos – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Pertalite di Kota Batam tetap aman meski terjadi peningkatan konsumsi setelah penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Kenaikan konsumsi tercatat sekitar 2 persen dan masih berada dalam batas kuota yang ditetapkan pemerintah.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepulauan Riau, Bagus Handoko, mengatakan peningkatan konsumsi tersebut masih tergolong normal dan tidak memengaruhi ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat.

"Secara umum, stok dan kuota Pertalite di Batam masih aman. Memang ada peningkatan konsumsi sekitar 2 persen setelah adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi, tetapi kenaikan tersebut masih dalam batas yang bisa kami kendalikan," ujarnya.

Bagus menjelaskan, konsumsi Pertalite di Batam saat ini mencapai sekitar 400 ton per hari untuk memenuhi kebutuhan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Jumlah tersebut masih dapat dipenuhi melalui pasokan yang tersedia di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurutnya, pertumbuhan konsumsi BBM di Batam juga menunjukkan tren yang stabil. Secara tahunan, kenaikan konsumsi berada pada kisaran 4 hingga 5 persen, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Advertisement

"Kalau melihat tren tahunan, pertumbuhan konsumsi BBM di Batam sekitar 4 sampai 5 persen. Angka tersebut masih normal dan menunjukkan aktivitas masyarakat serta mobilitas kendaraan tetap berjalan," katanya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial mengenai isu kelangkaan maupun kenaikan harga BBM bersubsidi.

Bagus menegaskan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina hanya berlaku untuk produk BBM nonsubsidi, sedangkan harga Pertalite tetap mengikuti kebijakan pemerintah dan tidak mengalami perubahan.

"Informasi di media sosial terkadang menyebar sangat cepat dan belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kami mengimbau masyarakat memastikan informasi dari sumber resmi agar tidak terjadi kepanikan atau pembelian BBM secara berlebihan," jelasnya.

Ia menilai masyarakat Batam cukup bijak menyikapi berbagai informasi terkait BBM. Kondisi di lapangan tetap kondusif dan tidak terjadi antrean panjang seperti yang sempat muncul di sejumlah daerah lain.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

BBM Subsidi Langka di Jatim, Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat

BBM Subsidi Langka di Jatim, Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat

Khofifah dan Emil menemui Kementerian ESDM untuk meminta pengawasan BBM subsidi diperketat. Pemerintah menyiapkan tambahan mobil tangki dan

Pertamina Pasok 57,9 Juta Liter BBM ke Bali

Pertamina Pasok 57,9 Juta Liter BBM ke Bali

Pertamina memasok 57,9 juta liter BBM ke Bali pada 14–17 Oktober 2026 dan menyiapkan tambahan 60 SPBU beroperasi 24 jam.

Pertalite dan Biosolar Tak Naik hingga Akhir Tahun, Ekonom Soroti Beban APBN

Pertalite dan Biosolar Tak Naik hingga Akhir Tahun, Ekonom Soroti Beban APBN

Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Ekonom menilai kebijakan ini membebani APBN tetapi penting untuk menja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer