
batampos – Harga sejumlah kebutuhan dapur di Batam mulai merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah yang menembus Rp95 ribu per kilogram di Pasar Fanindo, Batuaji.
Lonjakan harga bahan pangan ini membuat ibu rumah tangga harus merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kenaikan tersebut juga terjadi di tengah tekanan biaya hidup masyarakat Batam yang terus meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Fanindo, Selasa (3/11), cabai setan dijual Rp85 ribu per kilogram, cabai rawit Rp80 ribu, sedangkan cabai hijau mencapai Rp68 ribu per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah Birma dijual Rp18 ribu per kilogram, bawang putih Rp30 ribu, bawang merah Jawa Rp36 ribu, dan bawang bombai Rp22 ribu per kilogram.
Sejumlah sayuran turut mengalami kenaikan. Tomat dijual Rp25 ribu per kilogram, buncis Rp30 ribu, kacang panjang Rp28 ribu, kemangi Rp25 ribu, terong bulat Rp22 ribu, dan terong biasa Rp19 ribu.
Sementara itu, bayam dan kangkung masing-masing dibanderol Rp16 ribu per kilogram.
Komoditas sayuran lainnya, seperti sawi putih, dijual Rp19 ribu per kilogram. Sawi hijau dan sawi pahit Medan masing-masing Rp20 ribu, sedangkan sawi pahit kecil Rp16 ribu.
Pakis keriting dibanderol Rp17 ribu, sementara timun dan labu siam masing-masing Rp16 ribu per kilogram.
Adapun daun ubi dijual Rp10 ribu per kilogram, kol Rp15 ribu, brokoli Rp22 ribu per buah, dan bunga kol Rp30 ribu.
Jery, salah seorang pedagang sayur di Pasar Fanindo, mengatakan kenaikan harga kebutuhan dapur berlangsung sekitar tiga hari terakhir.



