Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OJK Catat 25 Perusahaan Siap IPO

j
Penulis: jpg❯
Pengunjung mencoba fitur IPOT saat peluncuran Aplikasi IPOT X di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Foto: dok. Jawa Pos/Salman Toyibi
Pengunjung mencoba fitur IPOT saat peluncuran Aplikasi IPOT X di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Foto: dok. Jawa Pos/Salman Toyibi

Advertisement

batampos – Minat perusahaan dalam negeri untuk menghimpun dana melalui pasar modal masih tinggi menjelang akhir 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 25 rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dalam pipeline dengan nilai indikatif mencapai Rp 26 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, masih banyak perusahaan yang berminat memanfaatkan pasar modal untuk memperoleh pendanaan.

“Kita melihat di pipeline juga masih banyak perusahaan yang ingin melakukan IPO di pasar modal kita. Ini kalau kita lihat masih ada 25 rencana penawaran umum,” ujar Friderica dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11).

Advertisement

Berdasarkan data OJK, 25 rencana penawaran umum tersebut memiliki nilai indikatif sekitar Rp 26 triliun.

OJK memperkirakan target penghimpunan dana di pasar modal sepanjang 2026 mencapai Rp 250 triliun hingga akhir tahun. Namun, realisasi tersebut masih dapat dipengaruhi berbagai faktor.

Hingga Oktober 2026, total penghimpunan dana di pasar modal tercatat mencapai Rp 205,77 triliun.

Advertisement

Friderica menjelaskan, penghimpunan dana tersebut terdiri atas tujuh penawaran umum perdana saham atau IPO, 20 penawaran umum terbatas, 11 penawaran umum efek bersifat utang dan/atau sukuk, serta 135 penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS).

Investor Pasar Modal Terus Bertambah

Selain minat korporasi, OJK juga mencatat pertumbuhan jumlah investor di pasar modal Indonesia.

Berdasarkan data OJK, jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 33,36 juta per 26 Oktober 2026. Angka tersebut tumbuh 63,94 persen sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd).

Pertumbuhan jumlah investor tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

Advertisement

Artikel Terkait

MSCI dan Pasar Modal Indonesia: Analis Waspadai Arus Keluar Dana Asing

MSCI dan Pasar Modal Indonesia: Analis Waspadai Arus Keluar Dana Asing

Mirae Asset menilai perubahan status pasar Indonesia oleh MSCI berpotensi meningkatkan volatilitas IHSG, menekan saham unggulan, dan memicu

Investasi Ditargetkan Tumbuh 7 Persen pada 2027

Investasi Ditargetkan Tumbuh 7 Persen pada 2027

Menkeu Suahasil Nazara menargetkan investasi tumbuh 7 persen pada 2027 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 6 persen. Danantara dan dunia usa

Hilirisasi Dorong Investasi dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja Baru

Hilirisasi Dorong Investasi dan Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja Baru

Investasi Indonesia mencapai Rp1.010,6 triliun pada semester I 2026. Hilirisasi berkontribusi 30 persen dan menyerap lebih dari 1,4 juta ten

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer