Wisman ke Batam Turun 11,56 Persen, Okupansi Hotel Justru Naik

batampos – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam mengalami penurunan pada September 2026. Namun, kondisi tersebut tidak diikuti sektor perhotelan yang justru mencatat kenaikan tingkat hunian kamar.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, jumlah kunjungan wisman pada September 2026 mencapai 162.087 kunjungan. Angka ini turun 11,56 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 183.281 kunjungan.
Meski demikian, secara tahunan kunjungan wisman masih tumbuh 14,13 persen dibandingkan September 2025.
Kepala BPS Kota Batam, Devi Indriastuti, mengatakan pertumbuhan secara tahunan menunjukkan bahwa jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam masih lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
”Artinya, meski terjadi penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam masih lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya, Kamis (5/11).
Berdasarkan negara asal, Singapura masih menjadi penyumbang wisman terbesar ke Batam. Sepanjang September 2026, kunjungan wisatawan asal negara tersebut mencapai 70.307 atau 43,38 persen dari total kunjungan.
Malaysia berada di posisi kedua dengan 58.305 kunjungan atau 35,97 persen. Berikutnya, China menyumbang 5.797 kunjungan (3,58 persen), disusul India sebanyak 3.932 kunjungan (2,43 persen).
Negara lainnya yang masuk dalam 10 besar penyumbang wisman yakni Filipina dengan 1.725 kunjungan, Myanmar 1.325 kunjungan, Jepang 1.139 kunjungan, Amerika Serikat 878 kunjungan, Inggris 876 kunjungan, dan Australia 786 kunjungan.
Secara keseluruhan, kontribusi 10 negara tersebut mencapai 89,50 persen dari total kunjungan wisman ke Batam.
Kedatangan wisatawan asing tercatat melalui sejumlah pintu masuk internasional, yakni Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbourbay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandara Internasional Hang Nadim.


