Selasa, 27 September 2022

Warga Antusias Terima BLT BBM di Kantor Pos Sekupang

Baca Juga

blt bbm
Ilustrasi. Ratusan warga mengantre di Kantor Pos Sekupang untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM). Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pembagian bantuan langsung tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dilakukan serentak di Kota Batam, Rabu (22/9). Salah satunya di Kantor Pos Sekupang, ratusan ibu-ibu warga Sekupang sejak pagi mengantre di Kantor Pos itu untuk mendapatkan BLT BBM.

Banyaknya penerima manfaat, membuat antrean mengular sampai ke pintu masuk kantor Pos. Para ibu-ibu dan lansia rela antre berjam-jam sambil berdiri atau duduk di depan kantor. “Saya antre pak dah nunggu dari jam 10.00 WIB tadi,” ujar Juniati, penerima manfaat BLT BBM.

Di lokasi, dengan menunjukkan kertas tanda penerima, warga silih berganti berdatangan untuk mengambil bantuan langsung pemerintah. “Antre sudah mulai dari pagi. Hari ini ambil bantuan BBM” ujar Wati, penerima BLT BBM warga Kelurahan Patam Lestari, Sekupang.

BLT BBM diberikan sebesar Rp 150 ribu per bulan. Dalam tahap pertama ini disalurkan untuk 2 bulan yakni periode September dan Oktober. “Kita terima Rp 150 ribu per KK. BLT BBM 2 bulan Rp 300 ribu ditambah sembako Rp 200 ribu,” ucapnya.

Menurutnya, untuk mengambil BLT BBM ini warga harus membawa surat dari Kantor Pos, kartu tanda penduduk dan kartu keluarga. Dalam surat tersebut tertera nama penerima, alamat tempat tinggal (domisili) dan nomor induk kependudukan.

“Ya, ini syarat yang harus dibawa. Baru bisa ambil BLT-nya,” tambah dia.

Tak hanya Wati, warga Tanjung Riau lainnya juga turut mengantri. Antrean digilir secara bergantian tergantung kelurahan.

Nurul penerima BLT BBM lainnya mengaku, bantuan pemerintah ini akan ia gunakan untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Menurut dia bantuan BBM ini sangat terasa sekali, lantaran harga kebutuhan pokok yang semakin melonjak disebabkan naiknya harga BBM. “Kalau dibilang sama saja, BBM naik harga menjadi naik juga. Tapi alhamdulillah kita masyarakat kecil masih dapat bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Diakuinya bantuan ini cukup membantu perekonomian keluarganya. Terlebih lagi, bantuan diberikan per dua bulan. “Ya mau tidak mau kita menerima kenaikan BBM ini karena bagaimana pun itu sudah keputusan pemerintah. Kalau dibilang cukup jelas tidak, karena kenaikan harga minyak tidak sebanding dengan bantuan dari pemerintah,” ucapnya.

Dilokasi, pencacah tiap kelurahan tengah mengakomodir warganya yang terdaptar penerima bantuan. Pencacah kelurahan Tanjung Riau, Deny mengatakan pencairan BLT BBM hari ini merupakan lanjutan sebelumnya. “Ini masih lanjutan sebelumnya yang telah disalurkan ke penerima,” ujarnya. (*)

 

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Update