Rabu, 7 Desember 2022

Dugaan Penyimpangan Masjid Tanjak, Kasi Intel Kejari Batam: Masih Proses…

Baca Juga

bp batam 3
Ilustrasi. Pekerja melakukan pemeliharaan plafon Masjid Tanjak Batam yang roboh pada Kamis (8/9/2022). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Laporan dugaan penyimpangan pembangunan Masjid Tanjak yang saat ini ditangani Kejari Batam belum usai. Kejaksaan masih melakukan investigasi dengan pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket).

Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra mengatakan status laporan dugaan penyimpangan Masjid Tanjak masih Pulbaket. Pihaknya, masih memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

“Masih proses, belum disimpulkan. Kami masih pulbaket,” kata Riki.

Baca Juga: 3 Perusahaan yang Paling Diminati Pencaker Pada Job Fair Batam 2022

Menurut dia, pihaknya baru meminta keterangan pembuat laporan atas dugaan penyimpangan pembangunan masjid senilai Rp 39,9 miliar tersebut.

Keterangan yang bersangkutan akan didalami untuk dicocokan dengan keterangan pihak-pihak yang sudah dipanggil.

“Untuk hasilnya seperti apa, tak bisa kami sampaikan karena masih proses,” tegas Riki.

Baca Juga: Penghitungan UMP Kepri Diulang, Alasannya…

Dikatakan Riki, pihaknya akan merilis hasil dari pulbaket yang dilakukan tim Kejari Batam. Jika memang hasil investigas menemukan adanya kejanggalan, maka laporan dugaan penyimpangan tersebut akan berlanjut. Namun jika tak ditemukan adanya penyimpangan, maka akan disampaikan ke publik.

“Nanti kalau sudah ada hasil, kami sampaikan ke publik,” jelas Riki.

Diketahui, Kejaksaan menerima laporan dugaan penyimpangan pembangunan proyek Masjid Tanjak bernilai Rp 39,9 miliar pada pertengahan September lalu.

Baca Juga: 2 Kapal Pengangkut Narkotika Dilelang, Harganya Cuma Segini

Laporan itu disampaikan oleh salah satu LSM di Batam, pasca amblasnya plafon masjid yang baru diresmikan 2 bulan lalu.

Laporan tersebut menyampaikan, sejumlah dugaan penyimpangan. Diantaranya spesifikasi bahan yang digunakan untuk pembangunan masjid tersebut diduga tak sesuai.(*)

Reporter: Yashinta

Update