Minggu, 14 Agustus 2022

Kejaksaan Tunggu Berkas Judi Online

Baca Juga

Lambang Kejaksaan
Ilustrasi

batampos – Hampir sebulan pasca pengungkapan kasus dugaan praktik perjudian online dengan menggunakan aplikasi Higgs Domino masih berada ditangan penyidik Polresta Barelang.

Kejaksaan Negeri Batam pun mulai mempertanyakan perkembangan penyelidikan dugaan perjudian itu.

Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra, mengatakan, pihaknya telah menerima Surat pemberitahuan dimulai Penyidikan (SPDP) sejak beberapa minggu lalu. Namun hingga kini, Kejaksaan masih belum menerima kabar kelanjutan penyelidikan.

“SPDP sudah sejak tiga minggu lalu. Untuk kelanjutannya kami belum dapat kabar,” ujar Riki, kemarin.

Menurut dia, setelah SPDP biasanya penyidik polisi akan mengirim berkas proses penyelidikan untuk dipelajari jaksa. Sehingga jaksa tahu bagaimana perkembangan proses penyelidikan.

“Jadi kami menunggu penyerahan berkas dari polisi, untuk diteliti,” jelas Riki.

Diketahui, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang berhasil mengungkap praktik perjudian online dengan menggunakan aplikasi Higgs Domino.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan 3 orang tersangka yang terdiri dari bandar, penyelenggara, dan pemain di Warung Kopi Coyong Good Morning di Komplek Dien Centre Blok D, Lubukbaja pada Sabtu (28/5/2022) malam. Saat itu, para pelaku tengah bertransaksi chip.

Chip tersebut dikumpulkan bandar atau dibeli dari pemain dengan harga Rp 60 ribu per 1 B (bilion). Kemudian dijual lagi kepada pelanggan dengan harga Rp 65 ribu.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 303 ayat (1) ke-3e KUHP Jo Pasal 303 Bis ayat (1) ke-2 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara. (*)

Reporter: Yashinta

Update