Selasa, 27 September 2022

Tabrak Dua Pejalan Kaki, Pemotor Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Baca Juga

ilustrasi lakalantas
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Pengendara motor Yamaha RX King Merah BP 4107 ED yang menewaskan dua pejalan kaki terancam hukuman 6 tahun penjara. Pengendara berinisial JSH (20) tersebut dijerat pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas.

“Hukuman itu kita berikan karena pengendara dinilai lalai dan menyebabkan orang lain meninggal dunia,” ujar Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean, Kamis (22/9/2022).

Viktor menjelaskan, untuk mengetahui sejauh mana kelalaian pengendara dan penyebab utama kecelakaan tersebut, pihaknya akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Namun karena pengendaranya masih dirawat dirumah sakit, kita belum olah TKP. Akan dilakukan setelah pengendaranya sehat,” kata Viktor.

Dari pemeriksaan awal, kata Viktor, kecelakaan itu disebabkan pengendara motor yang melaku kencang dari arah dari arah Simpang Telkom menuju Simpang Martabak Har. Di saat bersamaan, kedua pejalan kaki tengah menyebrang.

“Berapa pasti kecepatannya nanti akan diketahui dalam olah TKP,” ungkanya.

Untuk korban, sambung Viktor, sudah diambil pihak keluarga dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK). Jasad korban kemudian dimakamkan di Jepara, Jawa Tengah.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan antara sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Teuku Umar atau tepatnya di dekat pintu masuk Nagoya Hill Mall, Selasa (21/9) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam kejadian ini, 2 pejalan kaki tewas di tempat.

Kecelakaan ini berawal saat pengendara motor Yamaha RX King Merah BP 4107 ED melaju dari arah Simpang Telkom menuju Simpang Martabak Har. Kecelakaan ini menyebabkan Antan Daivani, 46, dan Mubachrul, 54 tewas di lokasi kejadian.

Reporter: Yofi Yuhendri

Update