Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati! Penipuan Online Makin Canggih, OJK dan Polisi Perketat Pengawasan

A
Penulis: Abdul Azis Maulana❯
Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, bersama Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, memperkuat koordinasi penanganan kejahatan keuangan digital. F. Azis Maulana/Batam Pos
Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, bersama Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, memperkuat koordinasi penanganan kejahatan keuangan digital. F. Azis Maulana/Batam Pos

Advertisement

batampos — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperketat koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kepri di tengah meningkatnya kompleksitas kejahatan keuangan digital.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai modus penipuan berbasis teknologi.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, mengatakan sinergi lintas lembaga menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan dan iklim investasi daerah.

“Keamanan yang kondusif memberikan dukungan penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan,” ujarnya, Kamis (9/4).

Ia memaparkan, perekonomian Kepulauan Riau pada 2025 tumbuh 7,89 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut diikuti peningkatan kinerja sektor perbankan, dengan aset bank umum naik 13,74 persen, dana pihak ketiga tumbuh 13,20 persen, serta penyaluran kredit meningkat 25,85 persen.

Advertisement

Namun di balik tren positif tersebut, OJK mengingatkan adanya ancaman serius dari kejahatan keuangan digital, mulai dari penipuan daring hingga praktik pinjaman online ilegal.

“Modus yang semakin beragam berpotensi merugikan masyarakat luas jika tidak ditangani secara terpadu,” katanya.

Untuk itu, OJK mendorong penguatan sinergi lintas lembaga, termasuk melalui optimalisasi peran Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di daerah. Lembaga ini berfungsi mempercepat penanganan laporan serta pemblokiran rekening yang terindikasi terkait tindak pidana keuangan.

Advertisement

Artikel Terkait

Militer Thailand Kuasai Kompleks Penipuan Online Seluas 80 Hektare di Perbatasan Kamboja

Militer Thailand Kuasai Kompleks Penipuan Online Seluas 80 Hektare di Perbatasan Kamboja

Militer Thailand mengungkap kompleks penipuan online seluas 80 hektare di perbatasan Kamboja yang diduga menyasar korban dari berbagai negar

Niat Lapor Penipuan, Nenek di Batuaji Malah Dibantu Kabid Propam Polda Kepri

Niat Lapor Penipuan, Nenek di Batuaji Malah Dibantu Kabid Propam Polda Kepri

Seorang nenek menjadi korban dugaan penipuan online mendapat bantuan tak terduga saat melapor ke Polda Kepri. Ia dibantu Kabid Propam

Kasus Dugaan Sindikat Online Scam, 210 WNA Menunggu Dideportasi

Kasus Dugaan Sindikat Online Scam, 210 WNA Menunggu Dideportasi

Sebanyak 210 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang diamankan dalam pengungkapan dugaan sindikat penipuan daring (online scam) di Batam masih m….

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer