Eks Pelaku Love Scamming Kamboja Sasar Perempuan Muda di Batam

batampos- Pengalaman bekerja dalam jaringan love scamming di Kamboja diduga dibawa R E S (30) ke Batam. Setelah kembali ke Indonesia, pria tersebut diduga memanfaatkan aplikasi LINE untuk mendekati perempuan muda, membangun kepercayaan, lalu menjalankan aksinya.
Kapolsek Batam Kota AKP Beny Syahrizal, didampingi Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Rahmat Susanto, mengatakan penyidik masih mendalami rangkaian dugaan tindak pidana yang dilakukan tersangka.
Polisi sejauh ini menerima tiga laporan terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pencurian yang terjadi di sejumlah lokasi di Batam.
“Modusnya dia mendekati korban melalui aplikasi, kemudian membangun kepercayaan korban. Setelah itu korban diajak bertemu dan barang miliknya dimanfaatkan atau dibawa oleh tersangka,” kata Beny dalam keterangannya.
Dari hasil penyelidikan, sasaran tersangka diduga merupakan perempuan muda. Komunikasi melalui aplikasi LINE menjadi pintu masuk untuk membangun hubungan dengan calon korban. Setelah komunikasi terjalin, tersangka kemudian mengajak korban bertemu secara langsung.
Salah satu korban berinisial KN (22), seorang mahasiswi. Korban sebelumnya berkomunikasi dengan tersangka melalui aplikasi LINE pada 20 dan 21 Agustus 2026.
Tersangka kemudian mengajak korban menonton bioskop dan menawarkan diri menjemput korban untuk menghadiri acara pernikahan temannya.
Pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, tersangka menjemput korban. Korban awalnya diarahkan menuju Mega Mall, Batam Kota. Namun, di tengah perjalanan, tujuan berubah ke kawasan Orchard Park, Kelurahan Belian.
Tersangka beralasan hendak menunjukkan rumahnya kepada korban.
Saat berada di dalam mobil, tersangka diduga meminta korban meminjamkan iPhone 15 warna blue sky dengan berbagai alasan. Setelah menguasai telepon genggam tersebut, tersangka membawa korban menuju kawasan Indomaret Podomoro Orchard.



