Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepekan, Polresta Barelang Tangani Lima Kasus Kematian

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didamping Kasat Reskrim Polresta Barelang, kanit Reskrim Polsek Bengkong meberikan keterangan kasuspenganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pidana pembunuhan saat rilis di Mapolresta Barelang, Rabu (26/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didamping Kasat Reskrim Polresta Barelang, kanit Reskrim Polsek Bengkong meberikan keterangan kasus penganiyaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia saat rilis di Mapolresta Barelang, Rabu (26/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

 batampos - Lima kasus kematian dan temuan mayat ditangani jajaran Polresta Barelang dalam sepekan terakhir. Tiga perkara telah mengarah pada dugaan pembunuhan dan menetapkan tersangka, sedangkan dua kasus lainnya masih didalami untuk memastikan penyebab kematian.

Kasus pertama menimpa L (52), warga Komplek Wira Mustika, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar. Dalam perkara ini, polisi menetapkan NH, asisten rumah tangga (ART) korban, sebagai tersangka sekaligus satu-satunya pelaku yang teridentifikasi.

Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk agen penyalur yang menempatkan NH bekerja di rumah korban.

Advertisement

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, penyidikan masih dikembangkan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa. Rekaman CCTV menjadi salah satu alat yang didalami karena memperlihatkan aksi kekerasan terhadap korban dilakukan berulang kali.

“Penyelidikan masih berlanjut. Sementara masih pelaku tunggal,” kata Anggoro.

Advertisement

Motif sementara yang disampaikan tersangka adalah sakit hati. NH mengaku kerap kesal karena korban disebut sering marah-marah. Puncak persoalan terjadi ketika NH dibangunkan tengah malam untuk membersihkan sebuah tong air di lantai empat rumah korban.

Setelah pekerjaan tersebut selesai, keduanya terlibat cekcok yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan hingga korban meninggal dunia.

Kasus berikutnya terjadi di kawasan hutan Mentarao, Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Jasad S (51) ditemukan warga pada 24 Agustus dalam kondisi membusuk setelah sebelumnya dilaporkan tidak diketahui keberadaannya sejak 10 Agustus.

Polisi kemudian mengarah kepada MD (54), sekuriti sekaligus suami siri korban. MD diamankan kurang dari 24 jam setelah identitas dan jejak terakhir korban ditelusuri.

Dalam penyidikan sementara, MD disebut sebagai pelaku tunggal. Polisi menduga pembunuhan dipicu kecemburuan terhadap korban yang dicurigai memiliki hubungan dengan anak kandung tersangka.

Advertisement

Artikel Terkait

    ART Bunuh Majikan, Polisi Dalami Motif dan Agen Penyalur

ART Bunuh Majikan, Polisi Dalami Motif dan Agen Penyalur

Polisi masih mendalami kasus dugaan pembunuhan L (52) oleh ART-nya, NH, di Batu Ampar, Batam. Polisi memeriksa saksi dan rekaman CCTV

Perempuan di Jodoh Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh ART

Perempuan di Jodoh Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh ART

Perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di rooftop rumahnya di Jodoh, Batu Ampar. Polisi menduga korban meninggal akibat penganiayaan

Dua Pembunuhan dalam Sepekan, Polisi Ingatkan Warga Kendalikan Emosi

Dua Pembunuhan dalam Sepekan, Polisi Ingatkan Warga Kendalikan Emosi

Polresta Barelang mengingatkan masyarakat agar mengendalikan emosi, menghindari kekerasan. Karena dalam sepekan terjadi 2 kasus pembunuhan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer