Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penari Rangda Tewas Tertusuk Keris saat Ritual Keagamaan di Batam

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Prosesi upacara keagamaan Hindu di sebuah pura di Batam yang menewaskan penari rangda. F.Istimewa
Prosesi upacara keagamaan Hindu di sebuah pura di Batam yang menewaskan penari rangda. F.Istimewa 

Advertisement

batampos - Seorang penari rangda meninggal dunia setelah tertusuk keris saat mengikuti prosesi upacara keagamaan Hindu di sebuah pura di Batam, Jumat (9/10) lalu. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat rangkaian upacara Hindu yang menghadirkan barong dan rangda berwarna hitam.

Insiden itu disebut terjadi saat pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih dan Odalan Pura. Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut mencakup sejumlah prosesi, di antaranya ngerahang dan napak pertiwi.

Advertisement

Saat prosesi berlangsung, penari rangda disebut tengah menjalani tahapan nebekin. Pada momen tersebut, keris yang digunakan dalam ritual mengenai tubuh korban hingga menyebabkan luka serius.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia. Hingga kini, belum diperoleh informasi mengenai detail medis yang menyebabkan kematian korban.

Tokoh Hindu Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Ketua MGPSSR Kepri, Wayan Catra Yasa, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Kamis (22/10). Ia mengatakan tidak berada di Batam ketika kejadian berlangsung karena sedang berada di Jakarta.

Advertisement

“Betul ada kejadian itu di Batam. Tapi waktu kejadian saya lagi di Jakarta,” kata Wayan melalui pesan singkat.

Wayan menyebut persoalan tersebut telah diselesaikan secara damai dengan keluarga korban. Meski demikian, ia mengaku belum memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan perkara di kepolisian.

Informasi mengenai penyelesaian secara damai itu belum disertai keterangan terperinci mengenai bentuk kesepakatan maupun status hukum perkara. Karena itu, perkembangan penanganan kasus tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah pelaksanaan ritual keagamaan Hindu. Kejelasan kronologi, keterangan keluarga korban, serta informasi resmi dari kepolisian diperlukan untuk memastikan duduk perkara dan menghindari spekulasi di tengah masyarakat.

Advertisement

Artikel Terkait

Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Maybrat

Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI di Maybrat

TNI melaporkan tiga anggota OPM tewas dalam kontak tembak di Maybrat, Papua Barat Daya. Salah satunya diidentifikasi sebagai Manfret Fatem.

Korban Tewas di Gaza Sejak Oktober 2023 Capai 74.250 Orang

Korban Tewas di Gaza Sejak Oktober 2023 Capai 74.250 Orang

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lima warga Palestina tewas dan 11 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir.

    Pekerja Tewas Terjepit Konveyor, Disnaker Dalami Pengaktifan Mesin

Pekerja Tewas Terjepit Konveyor, Disnaker Dalami Pengaktifan Mesin

Pekerja PT Wira Raja Indonesia, Dofianus Atok, meninggal setelah kakinya terjepit mesin konveyor saat melakukan pengelasan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer