Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Kasus Pembunuhan di Batam, Kapolresta Ingatkan Warga Kendalikan Emosi

E
Penulis: Eusebius Sara❯
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Advertisement

 
batampos - Dua kasus pembunuhan yang terjadi di Kota Batam dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian serius Polresta Barelang. Kedua peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan pribadi, mulai dari sakit hati, dendam, hingga ucapan yang menyinggung perasaan. Persoalan yang tidak disikapi dengan kepala dingin itu berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

Menyikapi rentetan kejadian tersebut, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengimbau masyarakat agar mampu mengendalikan emosi dan tidak mudah terpancing konflik. Ia mengingatkan, persoalan sekecil apa pun seharusnya diselesaikan melalui komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Anggoro menegaskan, sakit hati, dendam, maupun ketersinggungan tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan tindakan melawan hukum. Setiap persoalan memiliki jalan penyelesaian. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil keputusan secara spontan ketika sedang marah atau berada dalam kondisi emosi yang tidak stabil.

Advertisement

“Jangan sampai karena persoalan kecil, ucapan yang menyinggung, atau sakit hati, kemudian kita melakukan tindakan yang justru merugikan diri sendiri dan orang lain. Kendalikan emosi, berpikir sebelum bertindak, dan jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan,” imbaunya.

Ia juga meminta masyarakat menjaga ucapan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perkataan maupun tindakan yang dianggap biasa oleh seseorang bisa saja menyinggung perasaan orang lain. Karena itu, sikap saling menghargai, menjaga komunikasi, dan menghindari perkataan yang memancing pertengkaran perlu terus dibangun.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul dua kasus pembunuhan terbaru di Batam. Kasus terakhir terjadi di Perumahan Puri Agung 4, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk. Seorang perempuan bernama Sunarti Adian, 24, tewas setelah diduga ditikam tetangga kosnya, Amrilah alias Aris, 20, sekitar 21 kali. Polisi mengungkapkan, dugaan sakit hati akibat ucapan korban menjadi pemicu pembunuhan tersebut.

Advertisement

Sementara itu, kasus sebelumnya terjadi di kamar kos lantai dua Ruko Niaga Mas, Jalan Laksamana Bintan, Kecamatan Batam Kota. Seorang pria berinisial HS tewas setelah mengalami 25 luka tusukan. Polisi mengungkapkan, pembunuhan tersebut diduga dipicu dendam lama akibat makian dan hinaan, yang kemudian diperkeruh persoalan asmara antara korban dan tersangka berinisial M, 39.

Menurut Anggoro, kedua peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak membiarkan persoalan pribadi berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri ketika menghadapi persoalan, termasuk saat merasa dirugikan atau diperlakukan tidak adil.

“Kalau ada masalah, percayakan kepada proses hukum. Jangan mengambil tindakan sendiri, apalagi sampai menggunakan kekerasan atau senjata tajam. Negara sudah menyediakan mekanisme hukum untuk menyelesaikan setiap persoalan,” tegasnya.

Selain mengedepankan penyelesaian melalui jalur hukum, Anggoro mengajak masyarakat memperkuat keimanan dan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam bersikap serta mengambil keputusan. Ia berharap masyarakat lebih sabar, saling menghormati, menghindari permusuhan, dan tidak mudah terpancing provokasi.

Advertisement

Artikel Terkait

Bau Tak Sedap Sejak Pagi, Perempuan 24 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Sejak Pagi, Perempuan 24 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Seorang perempuan berusia 24 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kamar kos kawasan Mangsang, Sungai Beduk

Kapolresta Barelang Turun ke Jalan, Pastikan Warga Aman Beraktivitas

Kapolresta Barelang Turun ke Jalan, Pastikan Warga Aman Beraktivitas

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono turun langsung mengatur lalu lintas di Traffic Light Lubuk Baja

Kapolresta Barelang Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Kapolresta Barelang Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Kapolresta Barelang mengimbau warga menghindari pembakaran sembarangan dan segera melaporkan titik api.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer