Selasa, 27 September 2022

Disbudpar dan ASITA akan Gelar Travel Fair di Batam

Baca Juga

Pariwisata budaya
Ilustrasi. Sejumlah model mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia di depan Museum Batam Raja Ali Haji. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) berencana menggelar travel fair November mendatang. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) berencana menggelar travel fair November mendatang.

Travel fair ini akan menampilkan berbagai paket wisata kepada wisatawan mancanegara dan Nusantara yang ada di Batam.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, menyambut pemulihan wisata, pihaknya bersama ASITA merencanakan menggelar travel fair yang akan menawarkan berbagai destinasi wisata.

Ia menyebutkan selama dua tahun terakhir pelaku wisata terus berbenah, dan mempersiapkan destinasi wisata untuk ditawarkan kepada wisatawan.

Leading sektornya nanti ASITA. Kami sudah membahas terkait rencana travel fair ini guna menarik wisatawan untuk datang ke Batam,” kata dia, Selasa (9/8).

Ia mengatakan pembangunan selama dua tahun ini cukup massif. Pelaku wisata juga menghadirkan wisata hotel dengan konsep yang beragam, dan baru.

Sehingga wisman yang sudah dua tahun ini tidak berkunjung, jadi memiliki banyak pilihan ketika berkunjung di Batam.

Tidak saja itu, destinasi wisata selama dua tahun belakangan ini juga mengalami peningkatan.

Pelaku wisata akan digandeng untuk menampilkan dan memberikan penawaran yang menarik kepada pengunjung travel fair nantinya.

“Kita ada Masjid Tanjak yang baru diresmikan. Begitu juga dengan objek wisata bakau Pandang Tak Jemu, dan masih banyak lagi paket wisata yang akan dipamerkan di travel fair nanti,” ujarnya.

Ardi menambahkan kuliner juga merupakan salah satu yang akan didorong untuk masuk dalam travel fair.

Pihaknya dan ASITA ingin memanfaatkan momen ini untuk meraih minat wisatawan sebanyak mungkin untuk berkunjung ke Batam. Sehingga angka kunjungan bisa kembali seperti beberapa tahun lalu, bahkan kalau bisa lebih.

Pemerintah Kota Batam mendorong MICE menjadi salah satu penyumbang di sektor wisata. Beberapa kali Batam juga menjadi tuan rumah berbagai kegiatan.

Ini dikarenakan karena Batam memiliki fasilitas yang mendukung. Sehingga layak dijadikan sebagai tuan rumah kegiatan maupun acara.

“Terdapat 164 event sepanjang tahun ini. Masih ada banyak rencana kegiatan yang akan digelar, guna meningkatkan angka kunjungan wisata ke Batam,” bebernya.(*)

Reporter: Yulitavia

Update