Selasa, 27 September 2022

Dua Pasien Covid-19 di Batam Meninggal Dunia, Totalnya Jadi 929 Orang

Baca Juga

Pasien Covid Dalil Harahap 1
Ilustrasi pasien Covid-19 meninggal dunia. F.Dalil-Harahap

batampos – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam kembali mencatatkan adanya pasien meninggal dunia pada Jumat (23/9). Dua pasien tercatat meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam. Sementara kasus aktif bertambah sebelas orang. Selain itu kasus sembuh tercatat juga meningkat sembilan orang.

“Ya, untuk hari ini sebanyak dua pasien tercatat meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.

Disebutkan dua pasien meninggal itu adalah, perempuan berusia 77 tahun warga Tanjunguma, Lubukbaja. Pasien meninggal di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) dan sudah mendapatkan vaksinasi pertama dan kedua Covid-19.

Selanjutnya pasien kedua, perempuan berusia 39 tahun warga Mangsang, Sungai Beduk. Pasien sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Badan Budi Kemuliaan dan statusnya juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua.

Sementara itu untuk pasien baru per hari ini ialah, perempuan berusia 53 tahun warga Kabil Nongsa. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan telah divaksin dosis pertama dan kedua. Lalu pelajar usia 17 tahun warga Tiban Baru, Sekupang. Ia juga terkonfirmasi bergejala baru dan sudah divaksin dosis pertama dan kedua.

Selanjutnya, laki-laki 81 tahun warga Batu Merah. Ia terkonfirmasi bergejala baru dan belum divaksin Covid-19. Lalu, balita usia 5 tahun warga Lubukbaja Kota terkonfirmasi bergejala baru dan belum divaksin. Ada juga laki-laki 52 tahun warga Sungai Jodoh terkonfirmasi bergejala baru dan sudah divaksin dosis pertama dan kedua. Selanjutnya, laki-laki berusia 22 tahun warga Belian dan juga terkonfirmasi bergelaja baru dan sudah Booster.

Pasien selanjutnya, laki-laki berusia 60 tahun, warga Batu Besar Nongsa, terkonfirmasi bergejala baru dan sudah vaksin Booster. Selanjutnya perempuan usia 69 tahun warga Bengkong Sadai, terkonfirmasi bergejala baru dan belum divaksin. Terakhir, perempuan 36 tahun warga Tanjung Piayu yang terkonfirmasi bergejala baru dan sudah divaksin dosis pertama dan kedua.

“Seluruh pasien bergejala baru. Empat pasien isolasi mandiri dan lima lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19,” tuturnya.

Berdasarkan penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari. Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami tidak henti mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” ucap Didi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Update