Sabtu, 28 Januari 2023

Tidak Ada Anggaran 2023 untuk Penyelesaian Pembangunan Jalan Laksamana Bintan Kota Batam

laksamana bintan
Ruas Jalan Laksamana Bintan, Kota Batam. Kondisi Jalan Laksamana Bintan belum tuntas pengerjaaannya sehingga masih banyak ditemukan lubang dan kondisi jalan yang bergelombang. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jalan Laksamana Bintan dari Simpang Gelael hingga ke Terowongan Pelita semakin memprihatinkan. Apalagi, Pemerintah Provinsi tidak ada menganggarkan anggaran tahun 2023 untuk perbaikan lanjutan jalan itu.

Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi Nugroho, mengatakan, sejak awal pembahasan anggaran, dirinya sudah menyampaikan kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Bahwa Jalan Laksamana Bintan itu perlu atensi khusus.

Sebab, menurut data dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, dalam satu hari ada 3.400 kendaraan yang melintas di Jalan Laksamana Bintan.

Baca Juga: Pulau-Pulau di Kepri Jadi Tujuan Penjualan, Polisi Buru Sindikat Curanmor

“Maka itu saya sampaikan ke pak Gubernur dan saya sampaikan juga ke dinas PU dan melaporkan ke Banggar untuk dianggarkan. Tetapi tidak juga dianggarkan,” katanya saat ditemui di Graha Kepri, Selasa (24/1/2023).

Ia melanjutkan, dirinya selalu menyuarakan agar jalan itu segera diselesaikan. Namun, hingga saat ini tidak ada mendapat respon yang baik dari Gubernur. Oleh sebab itu, ia akan terus terus menyuarakan jalan ini, agar di 2024 mendatang bisa dianggarkan.

Dari estimasinya, anggaran yang diperlukan untuk menyelesaikan Jalan Laksamana Bintan dari Simpang Gelael hingga underpass Pelita itu sekitar Rp 20 hingga Rp25 miliar lagi.

Baca Juga: Masyarakat Sudah Bisa Vaksin Booster Kedua, Vaksinya Pfizer

“Saya selalu teriak-teriak, kita upayakan itu tapi tidak ada respon dari Gubernur. Saya terus menyuarakan masalah ini. Terutama di depan patung kuda itu sangat perlu. Itu perlu dibenahi karena satu hari 3.400 kendaraan yang lewat situ,” tuturnya.

Ia menduga, keengganan Gubernur Kepri untuk menyelesaikan permasalahan ini karena masih adanya unsur politis antara Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam.

“Jadi sudah saya sampaikan beberapa kali, di media pun sudah saya sampaikan tapi seperti ini, tidak bergeming. Karena saya di Fraksi PDI Perjuangan ditengah-tengah, tidak ke sana dan tidak ke sini. Makanya saya akan berpihak ke masyarakat, jalan itu harus paling lambat tahun depan sudah selesai itu janji saya,” katanya.

“Selama ini hanya di Bintan dan yang hanya ratusan kendaraan yang lewat, makanya kami sesalkan ini,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Baca Juga

38 Titik PJU dari Simpang Taiwan Menuju Punggur Padam, Ini Penyebabnya

batampos – Sebanyak 38 titik penerangan jalan umum (PJU)...

KPU Batam Lantik 192 Panitia Pemungutan Suara

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam melaksanakan...

Benahi Kawasan Kumuh di Penyengat, Pemprov Buat Septic Tank Komunal dengan Anggaran Rp1 M

batampos– Pemprov Kepri terus berupaya untuk membenahi kawasan kumuh...

Polsek KKP Kawal Keberangkatan 6 PMI ke Malaysia

batampos – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam mengawal dan...

UPDATE

Expo di Mega Mall Hadirkan 50 Pengusaha Malaysia, Rudi: Ekonomi Melejit, Pariwisata Bangkit

batampos – Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP)...

38 Titik PJU dari Simpang Taiwan Menuju Punggur Padam, Ini Penyebabnya

batampos – Sebanyak 38 titik penerangan jalan umum (PJU)...

KPU Batam Lantik 192 Panitia Pemungutan Suara

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam melaksanakan...

Benahi Kawasan Kumuh di Penyengat, Pemprov Buat Septic Tank Komunal dengan Anggaran Rp1 M

batampos– Pemprov Kepri terus berupaya untuk membenahi kawasan kumuh...

Polsek KKP Kawal Keberangkatan 6 PMI ke Malaysia

batampos – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam mengawal dan...