Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemko Batam Bentuk Tim, Pejabat Bantah Video Tak Pantas dan Klaim Rekayasa AI

Muhammad Syaban • Selasa, 30 Desember 2025 | 10:55 WIB
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

batampos – Pemerintah Kota Batam akan membentuk tim untuk melakukan investigasi dan pendalaman terkait dugaan video tak pantas yang menyeret nama seorang kepala dinas di lingkungan Pemko Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, selain proses hukum, dugaan tersebut juga masuk dalam ranah etik aparatur sipil negara (ASN).

“Dalam kepegawaian tentu harus dibentuk tim untuk melakukan investigasi dan pendalaman. Tim ini akan saya bentuk,” katanya.

Sambil menunggu pembentukan tim, Amsakar mengaku telah meminta bidang kedisiplinan melakukan penelusuran awal sesuai kewenangannya.

Ia menambahkan, pejabat bersangkutan sempat menyampaikan secara lisan kemungkinan pengunduran diri apabila dugaan itu terbukti, meski proses hukum tetap harus dikedepankan.

Amsakar juga mengungkapkan, dirinya baru dapat berkomunikasi langsung dengan pejabat yang dimaksud pada Senin (29/12) sekitar pukul 14.38 WIB melalui nomor telepon keluarga. Percakapan berlangsung sekitar delapan menit.

“Yang bersangkutan meminta waktu agar persoalan ini diproses terlebih dahulu secara hukum,” tuturnya.

Dalam percakapan tersebut, pejabat terkait membantah keterlibatannya dan menyatakan bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia juga mengklaim, pada waktu yang dituduhkan, dirinya berada di rumah bersama dua keponakannya.

Sebelumnya, sebuah video singkat percakapan melalui panggilan video berdurasi sekitar 24 detik beredar luas di media sosial. Video tersebut dinilai tidak pantas dan memicu spekulasi publik terkait identitas sosok di dalam rekaman.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan, Pemko Batam tengah memproses dugaan tersebut melalui mekanisme kepegawaian sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pemko Batam saat ini sedang memproses dugaan tersebut secara kepegawaian, sesuai aturan yang berlaku. Setelah seluruh proses administrasi selesai, hasilnya akan kami laporkan kepada pimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyatakan masih akan melaporkan persoalan tersebut kepada pimpinan.

BKPSDM Batam, kata dia, juga masih melakukan kajian awal dan hingga kini pejabat yang bersangkutan belum dipanggil secara resmi untuk klarifikasi.

Di sisi lain, Batam Pos telah menghubungi langsung pejabat terkait melalui sambungan WhatsApp pada Sabtu (27/12).

Ia kembali membantah keterlibatannya dan menegaskan video tersebut merupakan hasil rekayasa AI.

“Itu AI. Ada yang menjebak saya,” katanya. (*)

Editor : Fiska Juanda
#amsakar achmad #Asusila Pejabat Batam #wali kota batam #Pejabat Pemko Batam #asusila