Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Batam Siap Jalankan Program Gentengisasi

Arjuna • Rabu, 11 Februari 2026 | 19:30 WIB
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. F. Dok. Batam Pos

batampos - Pemerintah di Batam mulai menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penataan estetika kota dan penggunaan material bangunan yang lebih layak. Salah satu fokusnya adalah mendorong peralihan penggunaan atap seng ke genting pada pembangunan perumahan dan kawasan permukiman.

Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pembenahan kota tidak hanya berhenti pada persoalan pengelolaan sampah, tetapi juga menyentuh aspek visual dan kenyamanan hunian masyarakat.

“Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga kenyamanan warga dan wajah kota,” kata dia, beberapa waktu lalu.

Penggunaan atap seng baginya memang kurang mendukung upaya menjadikan Batam sebagai kota yang bersih, rapi, nyaman, dan indah. Selain faktor tampilan, atap seng juga dianggap kurang ideal dari sisi kenyamanan karena mudah menyerap panas dan berpotensi berkarat.

Sebagai langkah awal, Pemko Batam akan berkoordinasi dengan para pengembang agar pembangunan perumahan ke depan lebih memperhatikan kualitas material bangunan, termasuk pada bagian atap. Dorongan ini menjadi bagian dari penataan kawasan permukiman yang lebih tertata dan berstandar.

Arahan tersebut selaras dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2). Dalam forum itu, Presiden menyoroti masih banyaknya rumah di Indonesia yang menggunakan atap seng.

“Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” kata Prabowo.

Presiden bahkan menggagas gerakan “gentengisasi” sebagai upaya nasional mendorong penggunaan genting sebagai atap bangunan. Ia menyebut, industri genting relatif mudah dikembangkan dan dapat diperkuat melalui koperasi, termasuk dengan memanfaatkan bahan baku lokal serta inovasi pencampuran material seperti limbah batu bara agar menghasilkan genting yang ringan dan kuat.

Prabowo menegaskan bahwa peralihan tersebut bukan sekadar urusan teknis bangunan, melainkan bagian dari simbol kemajuan bangsa. (*)

Editor : M Tahang
#Gentengisasi #pemko batam