Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panas Maut Gulung Eropa, Prancis Tetapkan Peringatan Tertinggi di Puluhan Wilayah

J
Penulis: Juliana Belence❯
Prancis dilanda gelombang panas mendidih. (x.com/nidhisj2001)
Prancis dilanda gelombang panas mendidih. (x.com/nidhisj2001)

Advertisement

batampos - Prancis tengah menghadapi salah satu gelombang panas paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Suhu yang terus melonjak hingga di atas 44 derajat Celsius memaksa pemerintah mengaktifkan berbagai langkah darurat untuk melindungi masyarakat dari risiko kesehatan dan keselamatan.

Otoritas cuaca Prancis memperingatkan bahwa suhu tinggi bisa bertahan hingga akhir pekan. Lebih dari separuh wilayah negara berada dalam status peringatan merah.

Sekitar 40 orang di Prancis meninggal akibat tenggelam pada Kamis (18/6), ketika banyak warga mencoba mencari kesegaran di sungai, danau, atau perairan yang tidak diawasi. Sebagian besar korban disebut masih berusia muda.

Advertisement

Gelombang panas juga mengganggu aktivitas harian di banyak sektor. Sejumlah destinasi wisata ikonik, termasuk Menara Eiffel dan Louvre memperpendek jam operasional. Sekolah - sekolah, transportasi publik, dan berbagai acara luar ruang ikut terdampak oleh suhu yang sangat tinggi.

Sebuah reaktor di pembangkit listrik tenaga nuklir Golfech dihentikan sementara karena suhu air sungai yang dipakai untuk pendinginan terlalu panas. Italia memberlakukan peringatan merah di 15 kota.

Advertisement

Spanyol mengeluarkan peringatan panas dan membatalkan sejumlah acara publik. Inggris menghadapi potensi rekor suhu bulan Juni dan penutupan lebih awal di sekolah - sekolah.

Spanyol memperingatkan beberapa wilayah dengan membuka climate shelters untuk membantu warga bertahan dari panas ekstrem. 

Para ahli meteorologi menyebut kondisi dipicu oleh pola cuaca "omega block", yakni konfigurasi tekanan udara yang menjebak massa udara panas di satu wilayah dalam waktu lama.

Perubahan iklim membuat gelombang panas di Eropa menjadi lebih sering, lebih lama dan lebih intens dibanding sebelumnya. 

Gelombang panas kali ini menjadi pengingat bahwa Eropa masih sangat rentan terhadap cuaca ekstrem, terutama ketika suhu tinggi berbarengan dengan kepadatan penduduk, infrastruktur yang tertekan, dan kebiasaan warga mencari pendinginan di tempat berisiko.

Advertisement

Artikel Terkait

Remaja Argentina Kenakan Topeng dan Ekor, Jalani Hidup Layaknya Hewan

Remaja Argentina Kenakan Topeng dan Ekor, Jalani Hidup Layaknya Hewan

Fenomena Therian terjadi di Argentina dengan remaja bersikap seperti hewan. Berikut ulasan lengkapnya.

Dampak Perang Iran Menghantam AS, Ekonomi Tertekan dan Dukungan untuk Trump Melemah

Dampak Perang Iran Menghantam AS, Ekonomi Tertekan dan Dukungan untuk Trump Melemah

Amerika Serikat harus menghadapi dampak ekonomi dari perang Iran. Berikut ulasan lengkapnya.

Hubungan Trump-Netanyahu Retak? AS Mulai Dekati Tokoh Oposisi Israel

Hubungan Trump-Netanyahu Retak? AS Mulai Dekati Tokoh Oposisi Israel

Hubungan antara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan memasuki fase baru di tengah meningkatnya perbedaan pandangan antara Trump dan Netanyahu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer