Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mojtaba Tegaskan Akan Balas Kematian Ali Khamenei, AS-Iran Kembali Memanas

A
Penulis: Antara❯
Ribuan orang, sambil membawa bendera dan poster, berkumpul untuk mengikuti upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel di Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026). ANTARA/Anadolu Agency/HO-Iranian Leader Press Office/pri.
Ribuan orang, sambil membawa bendera dan poster, berkumpul untuk mengikuti upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel di Mashhad, Iran, Kamis (9/7/2026). ANTARA/Anadolu Agency/HO-Iranian Leader Press Office/pri.

Advertisement

batampos – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa negaranya akan membalas kematian ayahnya sekaligus pendahulunya, Ali Khamenei. Pernyataan itu disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan dalam upacara pemakaman Ali Khamenei, Sabtu (11/7), di tengah kembali meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam pesannya, Mojtaba menyebut pembalasan atas kematian Ali Khamenei merupakan tuntutan rakyat Iran.

"Kami berjanji membalas darah Anda yang tak berdosa serta seluruh para syuhada dalam dua perang ini dari para pembunuh yang kriminal dan tidak terhormat," demikian isi pesan Mojtaba yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Ali Khamenei dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza, Mashhad, setelah rangkaian prosesi pemakaman yang berlangsung selama sepekan. Ia tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang memicu konflik bersenjata antara kedua pihak sejak akhir Februari lalu.

Ketegangan Kembali Memanas

Advertisement

Pernyataan Mojtaba muncul di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Teheran dan Washington.

Laporan The Wall Street Journal menyebut Israel telah membagikan informasi intelijen kepada Amerika Serikat terkait dugaan rencana Iran untuk membunuh Presiden AS Donald Trump. Menanggapi laporan tersebut, Trump melalui akun Truth Social memperingatkan Iran agar tidak mencoba melakukan serangan terhadap dirinya.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat sempat menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk menghentikan konflik dan membuka jalan menuju kesepakatan damai yang lebih permanen. Kesepahaman itu mencakup penghentian pertempuran, pencabutan blokade laut AS terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Namun, situasi kembali memburuk dalam beberapa hari terakhir setelah kedua negara saling melancarkan serangan yang berkaitan dengan keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Advertisement

Artikel Terkait

Iran Dukung Hizbullah Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Iran Dukung Hizbullah Desak Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei menegaskan pernyataannya terkait dukungan penug terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon. Tak hanya itu, ia juga menyer…

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer