Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kacamata Meta Bikin Aparat AS Waspada, Diduga Bisa Dipakai Mengintai Polisi

j
Penulis: jpg❯
Kacamata pintar Meta kini dipandang aparat AS bukan sekadar perangkat wearable, tetapi juga potensi celah keamanan dan pengawasan (The Guardian)
Kacamata pintar Meta kini dipandang aparat AS bukan sekadar perangkat wearable, tetapi juga potensi celah keamanan dan pengawasan (The Guardian)

Advertisement

batampos – Kacamata pintar buatan Meta menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Amerika Serikat. Perangkat yang sekilas tampak seperti kacamata biasa itu dinilai berpotensi disalahgunakan untuk merekam petugas secara diam-diam, membocorkan informasi keamanan, hingga melakukan pengintaian sebelum aksi kekerasan.

Kekhawatiran tersebut terungkap dalam sekitar belasan memo internal kepolisian dan lembaga penegak hukum yang ditinjau The Guardian. Salah satunya berasal dari unit kontraterorisme New York Police Department (NYPD) yang pada Januari 2026 memperingatkan adanya potensi ancaman terhadap keamanan dan kontraintelijen dari penggunaan Ray-Ban Meta.

Dalam memo tersebut, petugas diminta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kacamata yang diperbolehkan masuk ke area tahanan. Aparat khawatir rekaman tersembunyi dapat mengungkap tata letak sel, posisi kamera pengawas, hingga pola patroli petugas yang berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu.

Advertisement

Video dari Dalam Sel Tahanan Jadi Bukti Kekhawatiran

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Pada Juli 2025, sebuah video yang direkam menggunakan kacamata pintar Meta dan diunggah ke TikTok memperlihatkan kondisi di dalam fasilitas tahanan di South Carolina.

Dalam video tersebut, pengunggah mengaku petugas kebingungan dengan lampu kecil yang berkedip di kacamatanya. Rekaman kemudian menampilkan area kamar mandi, sel tahanan, kafetaria yang dipenuhi narapidana, hingga aktivitas penghuni lain yang diduga tidak mengetahui mereka sedang direkam.

Advertisement

Perangkat ini dinilai sulit dikenali karena desainnya menyerupai kacamata Ray-Ban atau Oakley biasa. Satu-satunya penanda yang terlihat hanyalah lampu LED kecil yang berkedip saat kamera aktif.

AI dan Pengenalan Wajah Jadi Kekhawatiran Baru

Selain kemampuan merekam secara tersembunyi, aparat juga mengkhawatirkan integrasi kecerdasan buatan (AI) pada perangkat tersebut.

Dalam memo yang diterbitkan Maine Information and Analysis Center (MIAC) pada Juni 2026 disebutkan bahwa sejumlah kacamata pintar telah mendukung teknologi AI, termasuk fitur pengenalan wajah.

Teknologi tersebut dinilai berpotensi mengidentifikasi identitas seseorang melalui informasi yang tersedia di ruang publik, termasuk menghubungkan data pribadi dengan aparat penegak hukum.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan sejumlah pusat analisis keamanan (fusion center) dan tim kontraterorisme di San Diego, California, Tennessee, Virginia, Maine, serta New York.

Advertisement

Artikel Terkait

Trump Klaim Arus Minyak Selat Hormuz Pulih, Iran Siapkan Serangan Balasan

Trump Klaim Arus Minyak Selat Hormuz Pulih, Iran Siapkan Serangan Balasan

Donald Trump mengklaim pengiriman minyak via Selat Hormuz pulih. Iran memperingatkan AS dan Israel soal serangan balasan.

 AS Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Trump Pertimbangkan Serang Iran Lagi

AS Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Trump Pertimbangkan Serang Iran Lagi

AS mengirim USS Theodore Roosevelt ke Timur Tengah. Trump membuka kemungkinan meningkatkan serangan terhadap Iran setelah pemilu paruh wakt

China Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan

China Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan

China mendesak AS dan Iran kembali ke meja perundingan dan menjalankan MoU Islamabad untuk mengakhiri konflik melalui jalur diplomatik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer