Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Barang Pokok Mulai Langka, DPRD Kepri Minta Pemerintah Ambil Diskresi

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
Para distributor saat menemui Komisi II DPRD Kepri, Rabu (10/12).
Para distributor saat menemui Komisi II DPRD Kepri, Rabu (10/12).

batampos - Distributor dan Pedagang bahan pokok di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mendatangi DPRD Kepri untuk membahas dampak pengetatan pengiriman sembako dari Kota Batam.


Advertisement

Dalam pertemuan, Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan bahwa kebijakan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai Batam membuat sejumlah bahan pokok di Tanjungpinang mengalami kelangkaan.

"Jadi kita khawatir kondisi ini terus terjadi sampai nataru karena adanya pembatasan dari batam," kata Rudy Chua, Rabu (10/12).

Sehingga ia berharap kondisi tersebut dapat teratasi, khusus untuk bahan pokok produksi dalam negeri yang dikirim ke Batam, namun kesulitan untuk keluar dari Kota Batam.

Advertisement

"Harapan kami kondisi ini segera teratasi menjelang nataru, khusus untuk bahan pokok produksi dalam negeri," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.

Persoalan kelangkaan barang pokok di Tanjungpinang, kata dia dikarenakan berbagai faktor seperti bencana dan penegakan aturan dari Bea Cukai Batam.

Advertisement

Dia menegaskan, akan segera menemui Menteri Perdagangan dan Menteri Perekonomian, untuk mencari diskresi atas permasalahan di Kepri.

"Nanti kita akan temui kementerian untuk membahas persoalan ini, agar kelangkaan ini tidak terjadi dikemudian hari," pungkasnya.

Dalam forum audiensi tersebut, para distributor menyampaikan keluhan yang selama beberapa pekan terakhir membebani usaha mereka. Mulai dari sulitnya membawa barang kebutuhan pokok masuk dari Batam menuju Tanjungpinang dan Bintan.

"Kami datang ke sini untuk mencari solusi. Kondisi ini membuat distribusi ke Tanjungpinang dan Bintan sangat terhambat," ungkap salah satu distributor. (*)

Advertisement
Editor : Tunggul Manurung

Artikel Terkait

Terdakwa Bea Cukai Mengaku Dihubungi Ahmad Dhani, KPK Buka Peluang Panggil

Terdakwa Bea Cukai Mengaku Dihubungi Ahmad Dhani, KPK Buka Peluang Panggil

KPK membuka peluang menghadirkan Ahmad Dhani sebagai saksi kasus Bea Cukai setelah namanya disebut terdakwa Budiman Bayu Prasojo dalam persi

KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai, Kantor Djarum Ikut Digeledah

KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai, Kantor Djarum Ikut Digeledah

KPK menerbitkan sprindik baru kasus dugaan korupsi Bea Cukai dan menggeledah kantor PT Djarum serta kantor Bea Cukai di Kudus, Jawa Tengah.

Pemeriksaan Barang di Pelabuhan Telaga Punggur Minim, Rawan Penyelundupan

Pemeriksaan Barang di Pelabuhan Telaga Punggur Minim, Rawan Penyelundupan

Minimnya pemeriksaan barang bawaan penumpang di Pelabuhan Telaga Punggur dikeluhkan warga karena dikhawatirkan membuka celah penyelundupan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer