Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disdik Kepri Siapkan Rasionalisasi, 180 Guru dan TU Dipindahkan

M
Penulis: Mohamad Ismail❯
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung. F. Dok. Batam Pos
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung. F. Dok. Batam Pos

Advertisement

batampos – Dinas Pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) mewacanakan rasionalisasi terhadap 180 tenaga pendidik dan kependidikan di tingkat SMA dan SMK.

Kebijakan ini dilakukan dengan mengembalikan para guru dan tenaga tata usaha (TU) ke sekolah asal guna menata distribusi pegawai agar lebih sesuai kebutuhan.

Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, mengatakan saat ini rencana tersebut masih dalam proses di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri.

“Saat ini masih berproses di BKD. Jumlah yang akan dirasionalisasi sudah kami sampaikan,” ujarnya, Rabu (6/5).

Ia memastikan, sebanyak 180 tenaga pendidik dan kependidikan akan masuk dalam skema penataan tersebut.

Advertisement

Langkah ini diambil karena masih banyak sekolah SMA dan SMK di Kepri yang mengalami kekurangan guru.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyebut rasionalisasi juga akan dilakukan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang.

Menurutnya, masih terdapat pegawai yang tidak sesuai dengan bidang keahlian, khususnya di sektor kesehatan.

Advertisement

Artikel Terkait

TKA SMA/SMK 2026 Terkendala Jaringan, Sesi Ulang Digelar 30 Oktober

TKA SMA/SMK 2026 Terkendala Jaringan, Sesi Ulang Digelar 30 Oktober

TKA SMA/SMK 2026 terkendala jaringan pada hari kedua. Kemendikdasmen menyiapkan sesi ulang pada 30 Oktober mulai pukul 07.00 WIB.

Kabut Asap Belum Sepenuhnya Reda, Siswa di Batam Masih BDR

Kabut Asap Belum Sepenuhnya Reda, Siswa di Batam Masih BDR

Pembelajaran dari rumah bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Batam masih berlanjut. Disdik Kepri menunggu perkembangan data kualitas udara

Kabut Asap Belum Mereda, Siswa SMA di Kepri Masih BDR

Kabut Asap Belum Mereda, Siswa SMA di Kepri Masih BDR

Disdik Kepri masih menerapkan belajar dari rumah bagi siswa SMA akibat kabut asap. Pembelajaran tatap muka belum dijadwalkan kembali

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer