batampos- Paska monitoring yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Karimun, Senin (10/3) lalu ke mini market modern untuk memastikan takaran atau volume Minyak goreng (Migor) merk Minyakita dalam kemasan ukuran 1 liter. Ternyata ditemukan, ada beberapa produksi Minyakita dari perusahaan yang takaran volumenya kurang dari 1 liter ada yang kurang 10 milimeter sampai 20 milimeter.
Plt Kabid perdagangan Dinas koperasi usaha mikro, perdagangan dan ESDM Karimun Vandarones Purba ketika di konfirmasi Batam Pos pasca monitoring mengatakan, hingga sekarang pihaknya terus melakukan monitoring terhadap migor merk Minyakita agar sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dipatok Rp15.700 per liternya.
" Hingga sekarang untuk migor merk Minyakita dipasaran sudah sesuai HET yaitu Rp15.700 per liternya. Dan, sudah ditegaskan apabila tidak mampu menjual sesuai HET tidak usah dijual ke masyarakat,'' tegasnya, Jumat (14/3).
Dari hasil pemeriksaan kemarin, produksi Minyakita dengan kemasan tertutup 1 liter atau 1000 milimeter yang di produksi oleh PT Musim Mas Batam mengalami kekurangannya sebanyak 10 milimeter saja. Dan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor: 31/M-DAG/PER/10/2011 tentang Barang Dalam Keadaan Terbungkus pada lampiran 3 disampaikan bahwa batas kesalahan yang dizinkan untuk kemasan tertutup dengan ukuran 500-1000 ml adalah sebesar 15 milimeter.
" Kemungkinan terjadinya kekurangan atau loss ini akibat perubahan suhu pada tempat penyimpanan di toko atau sisa minyak masih melekat pada wadah plastik pembungkusnya. Dari hasil penelusuran kami ke pihak produsen Minyakita PT Musim Mas yang di Batam telah mengikuti ketentuan yang berlaku,'' terangnya.
Dan dapat dipastikan hasil produk telah sesuai dengan takaran yang ditetapkan. Sertatercantum dalam kemasan,perusahaan juga dalam menyalurkan sesuai dengan jalur dan harga distribusi yang ditentukan oleh Pemerintah.
" Untuk produksi Minyakita dari PT Musim Mas sudah sesuai dan dapat beredar di pasaran,'' ucapnya.
Sementara pantauan dilapangan, migor merk Minyakita masih didapati dipasaran dengan kemasan yang sama. Namun, ada beberapa mini market modern yang kosong migor merk Minyakita.
" Penting harganyalah bang. Kalau dikurangi volumenya itu ngak taulah urusan pemerintah sama penegak hukum,'' kata Lia salah seorang pedagang makanan.(*)masyarakat Indonesia,'' tuturnya.(*)
Editor : Tunggul Manurung