Jumat, 19 April 2024

Pemprov Gesa Pembangunan Dua Poton HDPE di Bintan dan Anambas

Junaidi

batampos– Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Junaidi mengatakan saat ini, Pemprov Kepri tengah menggesa pembangunan dermaga apung atau ponton High Density Polyethylene (HDPE). Menurutnya, pembangunan infrastruktur ini adalah untuk memperkuat konektivitas antar wilayah.

“Lewat APBD TA 2023 ini, kita sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dua ponton HDPE dengan budget lebih kurang Rp5 miliar,” ujar Junaidi, Rabu (11/10) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, untuk pembangunan dermaga apung di Pelabuhan Tarempa, Anambas tersebut dengan alokasi anggaran Rp2,284 miliar. Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur yang sama di Pantai Indah, Kijang, Kabupaten Bintan sebesar Rp2,225 miliar.

Lebih lanjut katanya, keberadaan ponton HDPE itu nanti diharapkan dapat mendukung Kabupaten Anambas sebagai daerah pariwisata di Kepri dan memudahkan aksesibilitas masyarakat di sekitar Pulau Bintan. Karena infrastruktur transportasi di Kepri sangat dibutuhkan sebagai urat nadi untuk mempercepat pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di wilayah Kepri.

“Dua ponton ini sangat dinantikan masyarakat untuk kemudahan akses transportasi, kita pastikan apa yang dibangun ini dirasakan langsung manfaatnya untuk masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA: Karimun Miliki 2 Pelabuhan Perikanan

Masih kata Junaidi, proses lelang dua ponton HDPE ini sudah selesai dan material ponton HDPE untuk pelabuhan Tarempa sedang dalam perjalanan menuju Tarempa. Adapun material ponton HDPE untuk pelabuhan Pantai Indah Kijang sedang proses pengiriman dari pabrik menuju pelabuhan Sunda Kelapa untuk selanjutnya menuju Kijang.

Pemerintah Provinsi Kepri di tahun 2022 juga sudah membangun tiga ponton HDPE yaitu di Pelabuhan Bandara Tambelan, Sedanau Kabupaten Natuna, dan Pelabuhan Tanjung Buton Daik Kabupaten Lingga.

“Anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk pembangunan tiga ponton HDPE di Tahun 2022 mencapai Rp6,5777 miliar,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho mengingatkan, pihak yang memenangi tender untuk menggesa pekerjaan. Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, pihaknya tidak ingin ada pekerjaan yang molor. Sehingga manfaatnya lambat dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting adalah, pembangunan yang dilakukan memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat sekitar,” ujar Widiastadi Nugroho, kemarin. (*)

reporter: jailani

Baca Juga

Pj Walikota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Walikota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar dirinya...

Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Ikut Pemeriksaan Kesehatan

batampos – Pegawai dan Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Malam Ini, Tim Gabungan Akan Tangkap Buaya Liar di Sagulung

batampos – Tim gabungan dari Polri, TNI, BKSDA, kecamatan...

Usai Lebaran, Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

batampos – Sepekan usai Lebaran, harga cabai di pasar...

UPDATE

Pj Wali Kota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar...

Pj Walikota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Walikota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar dirinya...

Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Ikut Pemeriksaan Kesehatan

batampos – Pegawai dan Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Malam Ini, Tim Gabungan Akan Tangkap Buaya Liar di Sagulung

batampos – Tim gabungan dari Polri, TNI, BKSDA, kecamatan...

Usai Lebaran, Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

batampos – Sepekan usai Lebaran, harga cabai di pasar...