Minggu, 14 Agustus 2022

Sudah Ada 8 Korban Penipuan Jual Beli Rumah Rugi Ratusan Juta, Pelakunya Sukrisno

Baca Juga

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal menggiring pelaku penipuan yaitu Sukrisno yang baru tiba di Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos- Berdasarkan penyelidikan, Satreskrim Polresta Tanjungpinang menerima total delapan laporan polisi terkait penipuan jual beli rumah yang dilakukan oleh develover perumahan yaitu Sukrisno.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap, mengatakan saat ini pihaknya kembali menerima laporan dari tujuh korban penipuan jual beli rumah. “Penipuan jual beli empat rumah dan tiga kios di kawasan perumahan Cemara Indah Tanjungpinang,” kata Awal, Jumat (5/8).

BACA JUGA: Korban Penipuan Jual Beli Rumah Bertambah

Modus penipuan yang dilakukan pelaku yaitu tidak memberikan sertifikat rumah yang telah dibayar lunas oleh para korban. Sertifikat rumah yang berada di bank, tidak ditebus oleh pelaku. “Kami juga menerima pengaduan penipuan dari pemilik lahan di kawasan perumahan itu,” ungkap Awal.

Total delapan korban mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta. Uang tersebut, digunakan pelaku untuk kebutuhan operasional sehari-hari. “Kasus ini akan terus kami kembangkan,” jelas Kasat.

Sebelumnya diketahui, Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Tanjungpinang membekuk pelaku penipuan dan penggelapan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/7) malam. Pelaku yaitu Sukrisno ditangkap atas kasus penipuan atau penggelapan jual beli rumah di Tanjungpinang. Akibat dugaan penipuan yang dilakukan pelaku sejak 2017 silam, korban mengalami kerugian sebesar Rp 80 juta. (*)

reposter: Yusnadi

Update