Selasa, 6 Desember 2022

13 Tahun Merasa Tidak Diperhatikan Pemerintah, Warga Jala Bestari Atasi Banjir Secara Swadaya

Baca Juga

 

batampos  – Akibat tidak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemko Tanjungpinang, warga Perumahan Jala Bestari akhirnya secara swadaya memperbaiki saluran pembuangan air untuk mengatasi banjir.

foto: Peri Irawan / Batam Pos
Warga Perumahan Jala Bestari menutup sebagian pintu masuk air untuk menghindari banjir, Minggu (20/11/2022).

Ketua Pemuda Perumahan Jala Bestari, Fitra Hadi mengatakan atas kesepakatan bersama warga sekitar untuk mengatasi banjir, pihaknya menutup sebagian parit untuk mengendalikan yang air yang mengalir.

“Kami tutup sebagian agar air yang masuk sesuai volume. Parit ini hanya mampu menampung volume air 0,8 meter, sedangkan air yang mengalir dari atas bisa mencapai 2,5 meter,” kata Fitra, di Perumahan Jala Bestari, Minggu (20/11/2022).

Ia menyebutkan permasalahan banjir di perumahannya itu sudah berlangsung sekitar 13 tahun, karena aliran air yang berasal dari Perumahan Pinang Mas.

Hingga sekarang masalah itu tidak kunjung selesai walaupun sudah sering terjadi pertemuan bersama Pemko Tanjungpinang, DPRD Tanjungpinang, developer dan Ombudsman Kepri.

“Pertemuannya hingga sekarang tidak membuahkan hasil apapun, akhirnya warga jadi jenuh tidak percaya lagi dan sekarang hanya bisa swadaya sendiri,” paparnya.

Padahal saat pertemuan sebelumnya itu, kata Fitra semua pihak sudah sepakat untuk memperbaiki, akan tetapi kesepakatan tidak berlanjut pada tindakan.

“Sekarang sudah setahun lebih setelah pertemuan itu tidak ada kelanjutan, habis sampai di situ saja,” ucapnya.

Semoga dengan aksi itu, Fitra berharap bisa memanggil wali kota Tanjungpinang untuk turun dan memperbaiki keluhan warga yang sudah berlangsung belasan tahun itu.

“Kami hanya menutup sebagian parit wilayah kami dan tidak menggangu RT sebelah,” tambahnya. (*)

 

 

 

Reporter: Peri Irawan

Update