Jumat, 19 April 2024

Batas Waktu Pendaftaran Anak Berkewarganegaraan Ganda Sampai 31 Maret 2024

Masyarakat dilayani petugas di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang mengingatkan bagi masyarakat yang memiliki anak berkewarganegaraan ganda untuk segera mendaftarkan menjadi WNI sebelum 31 Mei 2024.

Hal itu untuk menghindari pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebenar Rp 50 juta jika melewati waktu yang telah ditentukan tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Ryawantri Nurfatimah, mengatakan jika ada orang tua yang segera mengurus kewarganegaraan anaknya sebelum batas waktu tersebut hanya membayar Rp 5 juta.

“Makanya kami imbau segera urus dan pilih salah satu negara yang diinginkan, untuk menghindari pembayaran Rp 50 juta,” kata Rya, Selasa (27/2).

BACA JUGA: Kantor Bahasa Kepri Gelar Bimtek BIPA, Buanakan BIPA dari Negeri Gurindam

Rya mengatakan penyebab adanya anak yang berkewarganegaraan ganda itu karena salah satu dari kedua orang tua menikah dengan Warga Negara Asing (WNA) atau Warga Negara Indonesia (WNI).

“Yang sering kami jumpai itu salah satu orang tuanya melakukan perkawinan campuran. Di Kepri sering jumpai dari Singapura,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kepri, Hot Silitonga, mengatakan hasil diskusi dengan kantor imigrasi pihaknya menemukan sekitar 16 anak yang memiliki kewarganegaraan ganda.

“Ternyata ada 16 anak berkewarganegaraan ganda yang terdata. Mungkin jumlahnya bisa lebih karena tidak tercatat di kantor imigrasi,”kata Silitonga.

Silitonga menjelaskan, pemerintah melihat ada persoalan bahwa hingga anak berusia 18 tahun banyak anak yang belum memilih kewarganegaraannya.

Sehingga untuk mengakomodir anak yang kehilangan atau berkewarganegaraan ganda, makan dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2022 tentang tata cara memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia.

“Jika nanti lewat dari 31 Mei 2024, anak tersebut harus melewati naturalisasi karena dianggap orang asing, dan harus bayar PNBP sebesar Rp 50 juta,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Baca Juga

Pj Walikota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Walikota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar dirinya...

Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Ikut Pemeriksaan Kesehatan

batampos – Pegawai dan Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Malam Ini, Tim Gabungan Akan Tangkap Buaya Liar di Sagulung

batampos – Tim gabungan dari Polri, TNI, BKSDA, kecamatan...

Usai Lebaran, Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

batampos – Sepekan usai Lebaran, harga cabai di pasar...

UPDATE

Pj Wali Kota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar...

Pj Walikota Tanjungpinang Surati Kemendagri, Mengajukan Pengunduran Diri

batampos– Pj Walikota Tanjungpinang Hasan telah mendengar kabar dirinya...

Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Ikut Pemeriksaan Kesehatan

batampos – Pegawai dan Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...

Malam Ini, Tim Gabungan Akan Tangkap Buaya Liar di Sagulung

batampos – Tim gabungan dari Polri, TNI, BKSDA, kecamatan...

Usai Lebaran, Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

batampos – Sepekan usai Lebaran, harga cabai di pasar...