Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Udara Beracun! Ini 10 Negara Paling Tercemar di Dunia

J
Penulis: Juliana Belence❯
Ilustrasi kota yang udaranya tercemar.
Ilustrasi kota yang udaranya tercemar.

batampos - Kualitas lingkungan di sejumlah negara dunia berada pada kondisi mengkhawatirkan akibat tingginya tingkat pencemaran, terutama polusi udara.


Advertisement

"Sebagian besar negara mengalami paparan polusi udara yang sangat tinggi menjadi ancaman kesehatan global," tulis data World Air Quality Report 2024 - 2025, dikutip dari Adda247, Minggu (1/2).

PM2.5 merupakan partikel 2,5 mikrometer atau kurang yang dapat menembus paru - paru dan memasuki aliran darah. Partikel ini menjadi salah satu masalah lingkungan paling mendesak di dunia.

10 Negara Paling Tercemar di Dunia

Advertisement

1. Chad – PM2.5: 91,8 µg/m³

2. Bangladesh – 78 µg/m³

3. Pakistan – 73,7 µg/m³

Advertisement

4. Democratic Republic of the Congo – 58,2 µg/m³

5. India – 50,6 µg/m³

6. Tajikistan – 46,3 µg/m³

7. Nepal – 42,8 µg/m³

8. Uganda – 41,0 µg/m³

9. Rwanda – 40,8 µg/m³

10. Burundi – 40,3 µg/m³

Data tersebut menunjukkan bahwa negara - negara di Afrika dan Asia cukup dominan dalam kategori terparah.

Hal tersebut dipicu kombinasi emisi kendaraan, pembakaran bahan bakar fosil, debu alami, dan aktivitas industri.

Paparan terhadap kadar PM2.5 bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan serius, termasuk pernapasan, jantung, stroke, serta peningkatan angka kematian dini.

WHO memperkirakan bahwa polusi udara luar ruang berkontribusi besar terhadap jutaan kematian setiap tahun. Hanya sedikit negara yang berhasil mencapai standar kualitas udara WHO.

WHO merekomendasikan batas tahunan rata-rata PM2.5 tidak lebih dari 5 µg/m³. Namun, banyak negara memiliki konsentrasi jauh di atas angka tersebut.

Tantangan tersebut tetap menjadi prioritas utama dalam agenda kesehatan dan lingkungan internasional.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Udara Jakarta Kian Buruk, BMKG Ungkap Penyebabnya Bukan Asap Karhutla

Udara Jakarta Kian Buruk, BMKG Ungkap Penyebabnya Bukan Asap Karhutla

Kualitas udara Jakarta kembali memburuk, Kamis (22/10). Konsentrasi partikel polutan halus atau PM2.5 tercatat mencapai 17,5 kali.

Bungkus Rokok Polos Dinilai Berhasil di Australia dan Inggris, Jadi Acuan Banyak Negara

Bungkus Rokok Polos Dinilai Berhasil di Australia dan Inggris, Jadi Acuan Banyak Negara

Bungkus rokok polos menjadi kebijakan di beberapa negara untuk menekan konsumsi tembakau. Berikut ulasan lengkapnya.

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Suhu 40 Derajat Celsius Picu Ribuan Kematian

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Suhu 40 Derajat Celsius Picu Ribuan Kematian

WHO baru saja mengumumkan kabar duka akibat gelombang panas di Eropa. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer