Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sony Bangkitkan RX10 V, Kamera Superzoom Premium Dibekali Sensor Stacked dan AI

J
Penulis: Juliana Belence❯
Sony RX10 V. (x.com/photorumors)
Sony RX10 V. (x.com/photorumors)

Advertisement

batampos - Sony kembali meramaikan pasar kamera bridge dengan menghadirkan RX10 V sebagai penerus seri RX10 yang telah lama dinantikan.

Setelah hampir sembilan tahun tanpa pembaruan, kamera ini hadir membawa sederet teknologi terbaru, termasuk sensor stacked 1 inci, sistem autofokus berbasis kecerdasan buatan (AI), serta kemampuan video yang lebih mumpuni untuk kebutuhan fotografi dan pembuatan konten.

RX10 V dibanderol US$2.299,99 lebih mahal dibanding RX10 IV yang diluncurkan pada 2017 dengan harga sekitar US$1.700. RX10 V masih mempertahankan lensa Zeiss Vario-Sonnar T 24–600mm f/2.4-4* dengan kemampuan zoom optik 25x yang menjadi ciri khas seri RX10.

Advertisement

Namun, peningkatan utama terletak pada penggunaan sensor 20,1 megapiksel Exmor RS CMOS 1 inci bertipe stacked yang memungkinkan pembacaan data lebih cepat sehingga kamera mampu memotret beruntun hingga 30 frame per detik tanpa blackout pada jendela bidik elektronik.

Sony membekali kamera dengan teknologi yang sebelumnya hadir di lini kamera mirrorless Alpha. RX10 V memiliki 575 titik phase-detection autofocus lengkah dengan fitur pelacakan subjek secara real-time berbasis AI.

Advertisement

Sistem mampu mengenali manusia, hewan, burung, kendaraan, hingga pesawat yang cocok digunakan untuk fotografi olahraga atau satwa liar. RX10 V mendukung perekaman 4K 60 fps menggunakan lebar sensor penuh dan 4K 120fps dalam mode crop untuk menghasilkan video gerak lambat.

Kamera juga mendukung profil warna profesional seperti S-Log3 dan S-Cinetone. Dapat digunakan sebagai kamera live streaming melalui koneksi USB-C dengan perekaman simultan.

Desain bodinya mengalami perubahan agar lebih menyerupai kamera mirrorless Sony Alpha. RX10 V menggunakan baterai NP-FZ100 yang sama dengan seri Alpha terbaru dengan kapasitas daya lebih dari 50% dibanding baterai generasi sebelumnya.

Namun, Sony menghilangkan dua fitur yang sebelumnya tersedia di RX10 IV, yakni filter ND internal dan lampu kilat pop-up. Peluncuran RX10 V menjadi kabar baik bagi penggemar kamera bridge yang sempat kehilangan pilihan di segmen.

RX10 sempat dihentikan produksinya dan tidak menerima pembaruan sejak 2017. Kembalinya seri ini juga menandai upaya Sony mengisi kembali pasar kamera superzoom premium yang dalam beberapa tahun terakhir minim inovasi.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Notion Perkenalkan Developer Platform Baru, Workspace Bisa Jadi Pusat Kolaborasi AI Agent

Notion Perkenalkan Developer Platform Baru, Workspace Bisa Jadi Pusat Kolaborasi AI Agent

Notion terkenal sebagai aplikasi pencatat yang ikin menjadi pusat AI agent. Berikut ulasan lengkapnya.

Reddit Berantas Konten AI Berkualitas Rendah, Jutaan Tayangan Spam Diblokir

Reddit Berantas Konten AI Berkualitas Rendah, Jutaan Tayangan Spam Diblokir

Reddit mengambil tindakan tegas mengenai konten AI slop. Berikut ulasan lengkapnya.

Sony Alih Fungsi Pabrik Disc PlayStation, Sinyal Kuat Giim Digital Kian Mendominasi

Sony Alih Fungsi Pabrik Disc PlayStation, Sinyal Kuat Giim Digital Kian Mendominasi

Sony dikabarkan akan mengganti produksi cakram dengan teknologi optik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer